Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ini Cara agar Listing Rumah Mudah Ditemukan Calon Pembeli
ilustrasi agen properti yang percaya diri dengan papan jual di depan rumah (pexels.com/Orang ketiga)
  • Pemilik properti perlu mengoptimalkan listing agar mudah ditemukan calon pembeli melalui mesin pencari.
  • Data properti yang lengkap dan foto berkualitas membantu pengguna memahami detail rumah yang ditawarkan.
  • Konten digital dan platform properti dapat memperluas jangkauan promosi serta meningkatkan kunjungan organik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemilik properti dapat mengoptimalkan listing rumah agar lebih mudah ditemukan calon pembeli.
  • Who?
    Pemilik properti, pengiklan, agen pemasaran, developer, RumaTemu, M Anjar Gani A, dan Vicky.
  • Where?
    Di mesin pencari Google, halaman listing, platform digital, website, dan RumaTemu.
  • When?
    M Anjar Gani A dikutip Kamis (6/8/2026).
  • Why?
    Listing perlu mudah ditemukan agar peluang transaksi terbuka dan calon pembeli dapat menemukan rumah sesuai kebutuhan.
  • How?
    Dengan melengkapi informasi properti, memakai foto berkualitas, meningkatkan visibilitas, serta memanfaatkan konten digital dan platform properti.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Orang yang mau menjual rumah harus membuat halaman rumahnya mudah dicari di Google. Mereka perlu menulis ukuran tanah, jumlah kamar, dan fasilitas dengan benar. Foto rumah juga harus jernih supaya calon pembeli bisa melihatnya. RumaTemu punya tempat untuk memasang banyak listing rumah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kelengkapan data, foto jernih, dan visibilitas yang baik memberi ruang bagi calon pembeli untuk memahami properti dengan lebih jelas. Pemanfaatan konten digital serta platform pemasaran juga dapat memperluas jangkauan promosi, sementara sistem digital disebut membantu agen perantara menghemat anggaran promosi bulanan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Memasarkan rumah di era digital tidak cukup hanya dengan memasang iklan. Pemilik properti perlu memastikan listing mudah ditemukan calon pembeli agar peluang transaksi semakin terbuka.

Mesin pencari Google akan menampilkan hasil yang dianggap paling relevan bagi pengguna. Karena itu, halaman listing perlu dioptimalkan agar lebih mudah dipahami mesin pencari melalui strategi Search Engine Optimization (SEO). Penerapan SEO dapat memengaruhi posisi listing dalam hasil pencarian.

"Optimalisasi mesin pencari memperbesar peluang terjadinya transaksi jual beli. Artinya, pengiklan wajib melengkapi informasi. Baru algoritma Google mudah dalam identifikasi listing," kata GM RumaTemu, M Anjar Gani A, dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (6/8/2026).

1. Lengkapi informasi properti dalam listing

ilustrasi jual beli rumah, properti, appraisal (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Salah satu hal yang perlu diperhatikan penjual adalah kelengkapan data properti. Informasi seperti luas tanah, dimensi bangunan, serta jumlah kamar tidur perlu dicantumkan secara akurat.

Selain itu, fasilitas di sekitar perumahan juga perlu dijelaskan. Data yang lengkap membantu mesin pencari memahami konteks halaman sehingga listing lebih mudah ditemukan pengguna.

2. Gunakan foto berkualitas untuk menarik perhatian

ilustrasi jual beli rumah (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Selain informasi detail, kualitas foto juga berpengaruh terhadap visibilitas listing properti. Foto yang buram dapat membuat calon pembeli kesulitan melihat kondisi rumah secara jelas.

Sebaliknya, gambar dengan kualitas baik dapat meningkatkan ketertarikan calon pembeli untuk membuka dan melihat detail properti. Karena itu, penggunaan foto yang jernih menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan saat memasang iklan rumah.

"Kalau fotonya menarik, jumlah kunjungan ke halaman listing juga naik," ujar Anjar.

3. Tingkatkan visibilitas agar rumah tidak tenggelam

Illustrasi proses jual beli rumah (pexels.com/Thirdman)

Banyaknya jumlah listing di platform digital membuat sejumlah properti sulit ditemukan oleh calon pembeli. Rumah dengan kualitas baik pun bisa tertutup oleh ribuan penawaran lainnya apabila memiliki tingkat visibilitas rendah.

Kondisi tersebut membuat calon pembeli kesulitan menemukan rumah yang sesuai dengan kebutuhannya. Sebaliknya, listing dengan visibilitas tinggi memiliki peluang lebih besar untuk dilihat oleh pengguna.

"Karena itu, listing properti RumaTemu dirancang khusus supaya mudah ditemukan pengguna," ujar Founder RumaTemu, Vicky.

4. Manfaatkan konten digital dan platform properti

ilustrasi jual beli rumah (unsplash.com/Campaign Creators)

Selain mengoptimalkan halaman listing, pemilik properti juga dapat memanfaatkan konten edukasi untuk meningkatkan kunjungan organik. Artikel terkait industri properti dapat membantu mendatangkan trafik menuju website. Bertambahnya jumlah pengunjung dapat memberikan peluang lebih besar bagi iklan properti untuk dilihat calon pembeli.

Pemilihan platform pemasaran juga perlu diperhatikan. RumaTemu menyediakan pemasangan listing tanpa batas kuota sehingga agen pemasaran maupun developer dapat memasarkan seluruh unit yang dimiliki. Layanan tersebut juga dapat digunakan pemilik rumah pribadi untuk memperluas jangkauan promosi properti.

Dengan visibilitas yang baik, proses dari menemukan calon pembeli hingga negosiasi harga dapat berjalan lebih mudah. Sistem digital juga membantu agen perantara menghemat anggaran promosi bulanan. RumaTemu menyatakan pengembangan sistem akan terus dilakukan untuk memudahkan pengguna dalam mencari dan menawarkan properti.

"Kami ingin setiap penjual segera bertemu dengan pembeli potensial mereka, baik penjual pribadi maupun developer," kata Vicky.

Editorial Team

Related Article