Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Dukung Swasembada Pangan, Polri Targetkan Tanam 1 Juta Hektare Jagung

Dukung Swasembada Pangan, Polri Targetkan Tanam 1 Juta Hektare Jagung
Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo (Dok. Polri)
Intinya Sih
  • Kapolri menargetkan penanaman satu juta hektare jagung dalam setahun untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
  • Inovasi petani di Jawa Timur meningkatkan hasil panen jagung hingga 18-20 ton per hektar, mendukung ekosistem pangan lokal.
  • Pembangunan pabrik di Kalimantan Barat diharapkan dapat meningkatkan perputaran ekonomi desa hingga Rp8-10 miliar per tahun.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berkomitmen mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dengan menargetkan penanaman satu juta hektare jagung dalam satu tahun.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Listyo Sigit mengatakan, program ini menjadi langkah nyata Polri dalam mendorong ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di pedesaan. Polri pun telah memasuki kuartal pertama pelaksanaan program ini dengan target penanaman 300 ribu hektare lahan jagung.

"Harapan kami, hingga kuartal keempat nanti, target satu juta hektare lahan jagung benar-benar bisa tercapai," ujar Sigit dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/1/2025).

1. Penanaman jagung dinilai bisa meningkatkan ekosistem pangan lokal

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau program ketahanan pangan di Bulusan, Tembalang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (21/11/2024). (dok. Humas Polri)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau program ketahanan pangan di Bulusan, Tembalang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (21/11/2024). (dok. Humas Polri)

Kapolri juga menyoroti inovasi-inovasi yang dilakukan para petani di beberapa wilayah. Salah satunya, Jawa Timur yang berhasil meningkatkan hasil panen jagung untuk benih dengan produktivitas mencapai 18-20 ton per hektare, jauh di atas rata-rata nasional sebesar lima ton per hektare.

“Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi jagung, tetapi juga bertujuan mendukung ekosistem pangan lokal. Jagung yang dihasilkan dapat digunakan sebagai pakan ternak seperti ayam, bebek, dan hewan lainnya, sehingga menciptakan siklus ekonomi yang saling mendukung di pedesaan,” ujar dia.

2. Perputaran ekonomi desa ditargetkan Rp10 miliar per tahun

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau program ketahanan pangan di Bulusan, Tembalang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (21/11/2024). (dok. Humas Polri)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau program ketahanan pangan di Bulusan, Tembalang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (21/11/2024). (dok. Humas Polri)

Kapolri mengatakan beberapa wilayah seperti Kalimantan Barat bahkan telah memulai pembangunan pabrik untuk menyerap hasil panen jagung dari petani. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi di tingkat desa, dari yang semula Rp1 miliar per tahun menjadi Rp8 hingga Rp10 miliar.

“Program ini tidak hanya menumbuhkan ekonomi desa tetapi juga selaras dengan arahan Bapak Presiden untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan,” lanjutnya.

3. Kapolri akan mendorong kreativitas dan inovasi di setiap daerah

Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo (IDN Times/Irfan Fathurohman)
Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Kapolri juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polri yang telah bekerja sama dengan kelompok tani dan masyarakat setempat untuk mewujudkan program ini.

"Kami terus mendorong kreativitas dan inovasi di setiap daerah agar program ini dapat berjalan maksimal. Selamat bekerja untuk seluruh jajaran, mari kita optimalkan program penanaman jagung ini," kata Sigit.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More