Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bakal Gantikan LPG Subsidi, Pemerintah Mulai Uji 17 Tabung CNG 3 Kg
ilustrasi memeriksa kondisi tabung gas (freepik.com/freepik)
  • Kementerian ESDM menguji 17 tabung CNG 3 kg di Lemigas untuk melihat kinerjanya.
  • Pengujian berlangsung sekitar satu bulan dan saat ini memasuki tahap ketiga.
  • CNG disiapkan sebagai alternatif LPG subsidi, dengan tekanan 200–250 bar dibanding LPG 5–10 bar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Selasa (21/7/2026)

Bahlil Lahadalia menyatakan tabung CNG 3 kg masih menjalani uji coba di China. Setelah pengujian selesai, pemerintah akan melanjutkan kerja sama dengan BUMN di dalam negeri.

Kamis (27/8/2026)

Laode Sulaeman menyatakan 17 tabung CNG sedang diuji di Lemigas. Pengujian memasuki tahap ketiga dan dievaluasi selama sekitar satu bulan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Uji coba 17 tabung CNG 3 kg sebagai alternatif LPG subsidi untuk kebutuhan rumah tangga.
  • Who?
    Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, Bahlil Lahadalia, dan PT Pindad.
  • Where?
    Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas).
  • When?
    Pengujian berlangsung selama sekitar satu bulan dan sedang memasuki tahap ketiga.
  • Why?
    CNG dikembangkan sebagai alternatif LPG 3 kg untuk kebutuhan rumah tangga.
  • How?
    Sebanyak 17 tabung dievaluasi unjuk kerjanya, setelah sebelumnya tabung CNG 3 kg diuji di China.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pemerintah sedang mencoba 17 tabung gas CNG kecil di Lemigas. Gas ini mau jadi pilihan lain untuk LPG 3 kg di rumah. Pak Laode dari Kementerian ESDM bilang tabungnya diperiksa selama sekitar satu bulan. Sekarang percobaannya sudah tahap ketiga. Tabung ini juga pernah diuji di China.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pengujian bertahap memberi ruang bagi pemerintah untuk mengevaluasi unjuk kerja tabung CNG 3 kg sebelum pengembangannya ditentukan. Perhatian pada tekanan CNG yang lebih tinggi daripada LPG juga menunjukkan pengujian menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Hasil pengujian akan menjadi dasar keterlibatan BUMN, termasuk PT Pindad.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang melakukan uji coba tabung compressed natural gas (CNG) 3 kilogram (kg) di Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas). Saat ini, sebanyak 17 tabung tengah diuji untuk melihat kinerjanya.

Pemerintah mengembangkan CNG sebagai alternatif LPG 3 kg untuk kebutuhan rumah tangga. Pengembangannya masih dalam tahap pengujian, terutama karena CNG memiliki tekanan sekitar 200–250 bar, jauh lebih tinggi dibandingkan LPG yang berada di kisaran 5–10 bar.

"Yang CNG kan sedang diuji coba 17 tabung di Lemigas. Sedang uji coba," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman di Gedung DPR RI, Jakarta, dikutip Kamis (27/8/2026).

1. Tabung CNG dievaluasi selama sebulan

ilustrasi tabung gas (pexels.com/Vladimir Srajber)

Laode mengatakan pemerintah masih mengevaluasi kinerja 17 tabung tersebut. Pengujian akan berlangsung selama sekitar satu bulan untuk melihat unjuk kerja tabung CNG. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi bagian dari proses uji coba yang sedang berjalan.

"Nanti kita lihat 17 tabung ini unjuk kerjanya seperti apa, sedang dievaluasi dalam waktu satu bulan ini," ujar Laode.

2. Uji coba CNG 3 kg masuk tahap ketiga

ilustrasi tabung gas (pixabay.com/planet_fox)

Laode mengatakan pengujian 17 tabung CNG 3 kg yang saat ini berlangsung di Lemigas merupakan tahap ketiga dari rangkaian uji coba yang dilakukan pemerintah. Dia belum menjelaskan kapan tabung tersebut akan mulai didistribusikan.

"Jadi, seperti Pak Menteri sudah bilang, lagi uji coba tahap ketiga. Nah sekarang sedang kita laksanakan," kata dia.

3. Tabung CNG 3 kg sebelumnya diuji di China

Ilustrasi tabung gas (unsplash.com/Eric Prouzet)

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan tabung CNG 3 kg menjalani pengujian di China. Setelah pengujian selesai, pemerintah akan melanjutkan kerja sama dengan BUMN industri pertahanan dan manufaktur, termasuk PT Pindad.

Keterlibatan Pindad akan dilakukan setelah hasil pengujian selesai dan menjadi dasar pemerintah menentukan pengembangan tabung CNG tersebut. Pemerintah menyiapkan CNG 3 kg sebagai alternatif pengganti LPG subsidi.

"Masih dilakukan uji coba di China. Habis itu kita melakukan kerja sama dengan perusahaan BUMN yang ada di sini," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia kepada jurnalis di JICC, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Curated For You

Editorial Team

Related Article