Jakarta, IDN Times - Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira menilai banyaknya kementerian dan lembaga (K/L) yang mengajukan tambahan anggaran untuk 2027 justru menjadi antitesis dari kebijakan efisiensi anggaran yang didorong pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Bhima, belanja pemerintah pusat telah meningkat lebih dari 13 persen pada 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Padahal, menurut dia, peningkatan anggaran semestinya lebih diarahkan pada dana transfer ke daerah (TKD).
"Ini menimbulkan kekhawatiran adanya persoalan ketimpangan alokasi anggaran antar-kementerian/lembaga," ujar Bhima pada IDN Times, Selasa (8/9/2026).
