Jakarta, IDN Times – Jumlah kunjungan wisatawan internasional ke Kamboja merosot 46 persen pada tujuh bulan pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan total 1,99 juta orang. Data Kementerian Pariwisata menunjukkan China, Vietnam, dan Amerika Serikat (AS) menjadi tiga pasar pengunjung terbesar.
Menteri Pariwisata Kamboja, Huot Hak menyebut, tekanan regional dan global sebagai pemicu penurunan tersebut. Laporan Khmer Times mengutip penjelasan Hak yang menyebut sejumlah faktor, seperti ketegangan perbatasan Kamboja-Thailand, konflik Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga bahan bakar, serta maraknya pemberitaan negatif mengenai jaringan penipuan daring.
