Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kemendag Turunkan Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi Emas

Kemendag Turunkan Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi Emas
Etalase yang memajang imitasi emas antam di Toko Butik Emas Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Intinya Sih
  • Kemendag menetapkan penurunan Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi emas untuk periode 15–31 Mei 2026 sesuai Kepmendag Nomor 1343 Tahun 2026.
  • Penurunan harga dipicu oleh melemahnya harga emas dunia sebesar 1,72 persen, penguatan dolar AS, serta kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat.
  • Penetapan HPE dan HR emas dilakukan berdasarkan masukan teknis Kementerian ESDM yang mengacu pada harga pasar internasional LBMA melalui koordinasi lintas kementerian terkait.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) terbaru untuk komoditas emas pada periode kedua Mei 2026. Dalam ketetapan terbaru, nilai HPE dan HR resmi mengalami penurunan dibandingkan LH per troy ounce. Ketetapan ini berlaku untuk periode 15–31 Mei 2026, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor 1343 Tahun 2026 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar.

1. Ketentuan ini mengikuti penurunan harga emas dunia

emas batangan Antam (logammulia.com/emas Antam)
emas batangan Antam (logammulia.com/emas Antam)

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana, menjelaskan bahwa penurunan HPE dan HR terjadi akibat melemahnya harga emas dunia.

“Berdasarkan data yang kami kumpulkan, harga emas turun sebesar 1,72 persen,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (!4/5/2026).

2. Saat ini harga emas masuk fase koreksi dan konsolidasi

ilustrasi emas batangan/emas antam (freepik)
ilustrasi emas batangan/emas antam (freepik)

Menurut Tommy, saat ini emas berada dalam fase koreksi dan konsolidasi, yang mendorong aksi ambil untung (profit taking) oleh investor setelah emas sempat menguat pada periode sebelumnya.

“Penurunan HPE dan HR emas juga dipengaruhi oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS). Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, yang membuat aset berbunga lebih menarik dibanding emas sebagai aset non-yield, turut memicu turunnya HPE dan HR emas,” tambahnya.

3. Penetapan harga patokan dan harga referensi berdasarkan masukan dari Kementerian ESDM

Emas Antam Logam Mulia dari Butik Emas Logam Mulia (BELM) Balikpapan (IDN Times/Riani Rahayu)
Emas Antam Logam Mulia dari Butik Emas Logam Mulia (BELM) Balikpapan (IDN Times/Riani Rahayu)

HPE dan HR emas ditetapkan berdasarkan masukan teknis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang mengacu pada harga pasar internasional London Bullion Market Association (LBMA). Proses penetapan ini juga mempertimbangkan kondisi pasar global dan dinamika perdagangan emas internasional.

“Penetapan dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga yang melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perindustrian,” kata Tommy.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Related Articles

See More