Kenaikan nilai dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah sering membuat harga barang impor di Indonesia ikut mengalami penyesuaian. Kondisi ini terjadi karena sebagian besar transaksi perdagangan internasional masih menggunakan mata uang dolar sebagai alat pembayaran utama. Akibatnya, ketika dolar menguat, biaya yang harus dikeluarkan importir menjadi lebih besar dibanding sebelumnya.
Kenaikan harga barang impor tidak hanya dipengaruhi oleh kurs mata uang semata. Ada berbagai faktor lain yang ikut mendorong biaya distribusi dan operasional menjadi lebih tinggi dalam proses perdagangan internasional. Karena itu, penting untuk memahami alasan mengapa barang impor bisa menjadi lebih mahal saat dolar naik. Berikut lima alasan barang impor bisa mahal saat dolar naik.
