Iklan tidak selalu menawarkan produk berdasarkan manfaat atau kualitasnya. Ada pula brand yang berusaha menarik perhatian konsumen dengan menyoroti kekurangan fisik, penampilan, hingga gaya hidup. Tanpa disadari, strategi pemasaran seperti ini bisa membuat seseorang merasa membutuhkan produk yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan untuk dibeli.
Dalam dunia bisnis, pendekatan tersebut berkaitan dengan insecurity marketing, yaitu strategi pemasaran yang memanfaatkan rasa tidak percaya diri konsumen. Brand berusaha menunjukkan adanya masalah, kemudian menawarkan produknya sebagai solusi. Lalu, kenapa rasa insecure dianggap efektif untuk meningkatkan penjualan?
