Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Rupiah Melemah Tipis Pagi Ini, Pasar Cermati Konflik Iran

2 min read
Rupiah Melemah Tipis Pagi Ini, Pasar Cermati Konflik Iran
ilustrasi rupiah melemah (IDN TImes/Aditya Pratama)
  • Rupiah dibuka melemah tipis ke Rp18.137 per dolar AS dan berada di level Rp18.139 berdasarkan data Bloomberg pukul 09.06 WIB.

  • Pasar mencermati perkembangan geopolitik Timur Tengah, termasuk potensi serangan AS terhadap Iran dan upaya diplomatik untuk mencapai perdamaian.

  • Arus keluar dana asing membebani rupiah, yang diperkirakan bergerak dalam rentang Rp18.100 hingga Rp18.200 per dolar AS.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah melemah tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam mengawali perdagangan Selasa (27/10/2026). Rupiah dibuka di level Rp18.137 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.06 WIB, rupiah berada di level Rp18.139 per dolar AS, melemah 4 poin atau 0,02 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp18.135 per dolar AS.

  1. 1. Konflik Timur Tengah kembali menjadi perhatian pasar

    Pengamat pasar uang Lukman Leong memperkirakan rupiah akan bergerak fluktuatif di tengah perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah. Pasar mencermati beragam laporan mengenai potensi serangan AS terhadap Iran dalam beberapa hari ke depan.

    "Rupiah diperkirakan fluktuatif di tengah beragam laporan dari Timur Tengah, mulai dari potensi serangan AS terhadap Iran dalam beberapa hari ke depan hingga upaya diplomatik untuk mencapai perdamaian di kawasan," katanya.

  2. 2. Arus keluar dana asing masih membebani rupiah

    Selain faktor eksternal, arus keluar dana investor asing dari pasar saham domestik atau capital outflow masih menjadi salah satu faktor yang membebani rupiah.

    Arus keluar dana asing terjadi ketika investor luar negeri menjual asetnya di pasar domestik dan menarik dananya. Pergerakan tersebut menjadi perhatian karena dapat memengaruhi permintaan terhadap rupiah di pasar keuangan.

    "Arus keluar dana asing di pasar saham domestik juga masih menjadi faktor yang membebani rupiah," ujar Lukman.

  3. 3. Rupiah berpotensi sentuh Rp18.200 per dolar AS

    Lukman memperkirakan mata uang Garuda akan bergerak dalam rentang Rp18.100 hingga Rp18.200 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

    Dalam data Bloomberg, rentang pergerakan rupiah selama 52 minggu terakhir berada pada level Rp16.566 hingga Rp18.209 per dolar AS. Sementara pelemahan tahun berjalan (year-to-date/ytd) tercatat sebesar 8,75 persen.

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More