Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Konflik Timur Tengah Bikin RI Kehilangan 25 Persen Sumber Impor BBM

2 min read
Konflik Timur Tengah Bikin RI Kehilangan 25 Persen Sumber Impor BBM
Ilustrasi kapal tanker yang berlayar di perairan terbuka (pexels.com/Alexander Bobrov)
  • Konflik di Timur Tengah membuat Indonesia kehilangan 25 persen sumber impor BBM.

  • Pemerintah melakukan pencarian pasokan atau hunting untuk menjaga stok BBM nasional tetap tersedia.

  • Peserta lelang relatif tidak tersedia, sehingga pemerintah mencari negara dengan kelebihan stok BBM.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Konflik yang terjadi di Timur Tengah berdampak pada pasokan impor BBM Indonesia. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan Indonesia kehilangan 25 persen sumber impor sejak konflik tersebut terjadi.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan kondisi itu membuat pemerintah harus mencari cara untuk menjaga ketersediaan stok bahan bakar minyak nasional.

"Semenjak terjadinya konflik di Timur Tengah, kita kehilangan 25 persen sumber impor," katanya dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah yang disiarkan YouTube Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (5/10/2026).

  1. 1. Pemerintah berburu pasokan BBM

    ilustrasi kapal tanker
    ilustrasi kapal tanker (unsplash.com/Shaah Shahidh)

    Laode mengatakan pemerintah telah melakukan pencarian pasokan atau hunting untuk memastikan stok BBM nasional tetap tersedia. Cara tersebut berbeda dari mekanisme pengadaan yang sebelumnya digunakan.

    Menurut dia, kondisi saat ini membuat pemerintah tidak lagi sepenuhnya mengandalkan mekanisme pengadaan seperti sebelumnya untuk mendapatkan pasokan BBM.

    "Yang dilakukan sekarang adalah kita melakukan hunting. Kita lakukan hunting untuk menjaga agar stok nasional itu ada, dan hunting ini tidak lagi mekanisme pengadaan seperti sebelumnya," ujar dia.

  2. 2. Peserta lelang BBM kini relatif sepi

    WhatsApp Image 2026-07-09 at 10.08.37.jpeg
    Ilustrasi: kapal tanker VLCC Pertamina Pride telah berhasil melintasi Selat Hormuz dengan aman. (Dok. PT Pertamina International Shipping)

    Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) mendapatkan pasokan BBM melalui mekanisme lelang. Namun, menurut Laode, kondisi pasar saat ini membuat peserta lelang relatif tidak tersedia. Pemerintah perlu mencari sumber pasokan lain untuk memenuhi kebutuhan.

    "Jika sebelumnya Pertamina itu melakukan lelang, maka sekarang lelang itu relatively pesertanya tidak ada," tuturnya.

  3. 3. Siap bayar dengan harga lebih tinggi

    ilustrasi sumur minyak mentah (freepik.com)
    ilustrasi sumur minyak mentah (freepik.com)

    Pemerintah kemudian mencari negara-negara yang masih memiliki kelebihan stok BBM. Pasokan tersebut dapat dibeli untuk menjaga ketersediaan stok nasional. Laode mengatakan harga pembelian melalui cara tersebut berpotensi lebih tinggi.

    "Jadi kita harus cari negara-negara yang punya kelebihan stok, kita beli dengan harga akan bisa berpotensi lebih tinggi daripada harga kalau kita lakukan dengan pengadaan biasa," kata Laode.

Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More