Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Laba ASDP Capai Rp285,4 Miliar, Pendapatan Tembus Rp4,96 Triliun
Instagram/ASDP
  • ASDP mencatat laba konsolidasi Rp285,4 miliar dan pendapatan Rp4,96 triliun hingga akhir 2025, didorong peningkatan layanan penyeberangan serta pertumbuhan angkutan kendaraan dan trip perintis.
  • Tingkat kepuasan pelanggan mencapai skor 3,34 dari skala 4 berkat penguatan layanan digital, peningkatan kompetensi petugas, dan operasional yang makin andal sepanjang periode Lebaran hingga Nataru.
  • Tingkat kecelakaan kapal berhasil ditekan menjadi 0,220 persen dengan lima insiden sepanjang tahun, menegaskan komitmen ASDP menjadikan keselamatan sebagai budaya kerja utama di seluruh lini operasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT ASDP Indonesia Ferry membukukan laba konsolidasi sebesar Rp285,4 miliar hingga akhir 2025. Pendapatan usaha perseroan juga mencapai Rp4,96 triliun.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale mengatakan, kinerja tersebut ditopang penguatan layanan penyeberangan, termasuk di wilayah 3TP (tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan).

Hingga akhir 2025, layanan penyeberangan perintis ASDP mencatat lebih dari 93 ribu trip atau tumbuh 11 persen dibanding tahun sebelumnya. Realisasi itu sekaligus melampaui target perusahaan. Sementara itu, angkutan kendaraan naik 15 persen menjadi lebih dari 556 ribu unit.

“Capaian tersebut menegaskan peran strategis ASDP bukan hanya sebagai operator transportasi, tetapi juga perekat konektivitas dan penggerak ekonomi nasional,” ujar Windy dalam keterangannya.

1. Layanan digital ikut kerek tingkat kepuasan pelanggan

Pelabuhan Bolok Kupang. (Dok. ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang)

Dari sisi layanan, tingkat kepuasan pelanggan mencapai skor 3,34 dari skala 4. Capaian ini didukung penguatan layanan digital, peningkatan kompetensi petugas, serta operasional yang semakin andal.

Pada periode Angkutan Lebaran dan Natal-Tahun Baru (Nataru), ASDP juga mendapat apresiasi atas pengelolaan layanan penyeberangan yang dinilai semakin baik dan terintegrasi.

“Melalui semangat ASDP Berdampak, kami ingin memastikan setiap layanan yang dihadirkan tidak hanya andal dan aman, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan masa depan Indonesia,” kata Windy.

2. Tingkat kecelakaan sepanjang 2025 berhasil ditekan

Penumpang di Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur. (Asdp.id)

Di sisi lain, aspek keselamatan tetap menjadi perhatian utama perseroan. Sepanjang 2025, ASDP masih menghadapi sejumlah insiden pelayaran, mulai dari kecelakaan, kapal kandas, hingga tabrakan kapal.

Meski demikian, tingkat kecelakaan kapal berhasil dijaga di level 0,220 persen, lebih baik dibanding target perusahaan sebesar 0,230 persen. Total terdapat lima kecelakaan kapal sepanjang tahun lalu.

3. Keselamatan jadi prioritas utama

Dok. Istimewa/ASDP

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo menegaskan, keselamatan harus menjadi budaya kerja di seluruh lini operasional perusahaan.

“Keselamatan harus menjadi kesadaran kolektif dan prioritas utama dalam setiap lini pelayanan dan operasional,” ujar Heru.

Editorial Team