Jakarta, IDN Times - Otoritas Terusan Panama mengumumkan rencana pengurangan lalu lintas Terusan Panama pada Jumat (21/8/2026). Kebijakan ini diterapkan menyusul kekeringan imbas fenomena El Nino di Panama dan Amerika Tengah.
Sebelumnya, Panama sudah mencatatkan kenaikan lalu lintas kapal hingga 41 persen imbas konflik di Timur Tengah. Sejumlah kapal barang, termasuk kapal pengangkut BBM dan LNG mengalihkan rutenya melalui Selat Panama.
