Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mayora Dorong Pemenuhan Nutrisi Anak Sesuai Rekomendasi WHO/FAO

Mayora Dorong Pemenuhan Nutrisi Anak Sesuai Rekomendasi WHO/FAO
ilustrasi otak (pixabay.com/hainguyenrp)
  • Studi British Journal of Nutrition 2016 mencatat 8 dari 10 anak Indonesia usia 4–12 tahun memiliki asupan EPA dan DHA di bawah standar minimum FAO/WHO.
  • DHA berperan sebagai komponen jaringan otak yang mendukung fungsi kognitif, daya ingat, dan fokus belajar, sementara pemenuhannya dari pola makan masih menjadi tantangan.
  • Mayora menghadirkan minuman cokelat Champion untuk anak 7–12 tahun, diperkaya DHA dan 10 vitamin, sebagai pilihan pendukung pemenuhan nutrisi anak usia sekolah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Memasuki usia sekolah, kebutuhan nutrisi anak menjadi salah satu perhatian penting bagi orang tua. Pada usia 7–12 tahun, anak menghadapi berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan belajar hingga aktivitas akademis dan non-akademis yang membutuhkan konsentrasi serta fungsi otak yang optimal.

Di tengah kebutuhan tersebut, pemenuhan asupan nutrisi seperti Docosahexaenoic Acid (DHA) masih menjadi tantangan. Studi yang dipublikasikan dalam British Journal of Nutrition pada 2016 menunjukkan, sebanyak 8 dari 10 anak Indonesia usia 4–12 tahun memiliki tingkat asupan EPA dan DHA di bawah standar minimum yang direkomendasikan FAO/WHO.

Melihat kondisi tersebut, PT Mayora Indah Tbk melalui produk Champion menghadirkan minuman cokelat yang diperkaya DHA untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak usia sekolah.

  1. 1. Riset tunjukkan asupan DHA anak masih rendah

    Ilustrasi kemampuan kognitif anak (Pexels/mentatdgt)
    Ilustrasi kemampuan kognitif anak (Pexels/mentatdgt)

    DHA merupakan asam lemak esensial yang menjadi salah satu komponen penyusun jaringan otak. Nutrisi ini berperan dalam mendukung fungsi kognitif, daya ingat, serta fokus belajar anak.

    Namun, pemenuhannya masih menjadi tantangan bagi anak-anak di Indonesia. Berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam British Journal of Nutrition pada 2016, sebanyak 8 dari 10 anak Indonesia berusia 4–12 tahun memiliki asupan EPA dan DHA di bawah standar minimum yang direkomendasikan FAO/WHO.

    Temuan tersebut menunjukkan masih adanya kesenjangan antara kebutuhan nutrisi otak anak dan asupan yang diperoleh dari pola makan sehari-hari.

  2. 2. Mayora hadirkan minuman cokelat dengan DHA

    WhatsApp Image 2026-09-08 at 9.34.59 AM.jpeg
    Mayora Dorong Pemenuhan Nutrisi Anak Sesuai Rekomendasi WHO/FAO (Dok. Mayora)

    Merespons kebutuhan tersebut, Mayora menghadirkan Champion sebagai minuman cokelat yang diperkaya DHA. Produk ini ditujukan untuk membantu menjawab kebutuhan nutrisi otak anak usia 7–12 tahun. Selain DHA, Champion dilengkapi dengan 10 jenis vitamin untuk membantu menjaga daya tahan tubuh. Produk ini juga menggunakan cokelat malt yang disebut memberikan pelepasan energi secara berkala (sustained energy).

    Pilihan rasa turut menjadi perhatian karena preferensi anak terhadap makanan dan minuman semakin kuat seiring bertambahnya usia. Studi Universitas Negeri Surabaya pada 2016 yang dikutip dalam rilis menunjukkan rasa cokelat menjadi varian favorit bagi 52,7 persen siswa sekolah dasar yang diteliti.

    Dengan demikian, Mayora memadukan kandungan nutrisi dengan rasa yang disukai anak agar pemenuhan kebutuhan nutrisi dapat berjalan beriringan dengan preferensi mereka.

  3. 3. Mayora dorong pemenuhan nutrisi anak

    PT Mayora Indah Tbk.
    PT Mayora Indah Tbk. (mayoraindah.co.id)

    Marketing Director Coffee & Health Food PT Mayora Indah Tbk, Haruman Rustandi, mengatakan pemenuhan nutrisi anak seharusnya dapat menjadi pengalaman yang menenangkan bagi ibu.

    "Setiap ibu punya cara sendiri untuk menunjukkan cintanya, dan salah satunya lewat apa yang mereka sajikan untuk keluarganya. Kami ingin Champion menjadi bagian dari perjalanan dan cerita itu, membantu para ibu menghadirkan pilihan yang membantu kebutuhan nutrisi anak, sekaligus tetap memiliki rasa yang enak dan dapat dinikmati oleh anak-anak. Karena bagi kami, manfaat nutrisi akan terasa lebih berarti ketika hadir dalam pilihan yang juga disukai anak dan dapat mereka nikmati dengan senang hati." jelasnya.

    Melalui Champion, Mayora membawa pesan “Juara Enaknya, Juara Nutrisinya!” sebagai bagian dari upaya mendukung pemenuhan nutrisi anak usia sekolah. Pendekatan tersebut menempatkan hasil riset mengenai kebutuhan EPA dan DHA serta rekomendasi FAO/WHO sebagai salah satu konteks penting dalam menghadirkan pilihan minuman bernutrisi bagi anak.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More