Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Medela Potentia Kantongi Laba Bersih Rp398,1 Miliar di 2025

Medela Potentia Kantongi Laba Bersih Rp398,1 Miliar di 2025
PT Medela Potentia Tbk (MDLA) Raup Laba Bersih Rp398,1 Miliar. (Dok/Istimewa).
Intinya Sih
  • PT Medela Potentia Tbk mencatat laba bersih Rp398,1 miliar pada 2025, naik 16 persen yoy berkat pertumbuhan pendapatan dan penguatan sistem distribusi serta efisiensi operasional.
  • Sepanjang 2025, MDLA memperluas portofolio bisnis dengan delapan prinsipal baru dan mengakuisisi fasilitas distribusi besar di Jababeka untuk memperkuat jaringan logistik nasional.
  • MDLA menegaskan komitmen ESG melalui program sosial Argon Peduli, penggunaan kendaraan listrik operasional, serta kolaborasi edukasi CDOB demi peningkatan kualitas layanan kesehatan berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - PT Medela Potentia Tbk (MDLA) mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2025 di tengah dinamika industri kesehatan nasional. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp398,1 miliar, meningkat 16 persen secara tahunan (year on year/yoy), didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang mencapai Rp14,89 triliun.

Direktur Utama MDLA, Krestijanto Pandji mengatakan, capaian tersebut mencerminkan stabilitas fundamental bisnis perseroan, yang didukung penguatan sistem distribusi dan optimalisasi operasional.

“Pertumbuhan laba bersih dua digit menjadi salah satu indikator positif kinerja perseroan sepanjang 2025. Ke depan, kami akan tetap fokus menjaga stabilitas pertumbuhan melalui penguatan infrastruktur logistik dan optimalisasi portofolio bisnis,” ujar Krestijanto dalam keterangan tertulis, Rabu (1/4/2026).

1. Ekspansi portofolio dan infrastruktur

Medela Potentia Kantongi Laba Bersih Rp398,1 Miliar di 2025
PT Medela Potentia Tbk (MDLA) Raup Laba Bersih Rp398,1 Miliar. (Dok/Istimewa).

Sepanjang 2025, MDLA memperluas portofolio bisnis dengan menambah delapan prinsipal baru, yang terdiri dari dua prinsipal produk obat resep, dua prinsipal consumer health, dan empat prinsipal alat kesehatan. Diversifikasi ini diharapkan dapat memperkaya solusi distribusi perseroan sekaligus meningkatkan daya saing di industri kesehatan.

Di sisi infrastruktur, Perseroan memperkuat kapabilitas distribusi sebagai bagian dari strategi peningkatan kapasitas dan efisiensi operasional. Pada Mei 2025, MDLA mengakuisisi National Distribution Center (NDC) 1 seluas 10 ribu meter persegi dengan kapasitas 13.525 pallet di Kawasan Industri Jababeka II, Cikarang, Jawa Barat. Sebelumnya, fasilitas ini digunakan melalui skema sewa dari perusahaan afiliasi dan kini menjadi bagian integral dari jaringan distribusi perseroan selama lebih dari 10 tahun.

Selain itu, MDLA mengakuisisi lahan seluas 2,7 hektare di Kawasan Industri Jababeka I untuk pengembangan NDC 2 PT Anugrah Argon Medica. Ekspansi ini akan memperkuat kapabilitas warehouse sekaligus meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan. Untuk memperluas jangkauan distribusi di Sumatra, pembangunan warehouse dan kantor cabang di Medan ditargetkan selesai pada akhir 2026.

2. GoApotik pendapatan naik 32 persen

Medela Potentia Kantongi Laba Bersih Rp398,1 Miliar di 2025
GoApotik sebagai platform digital kesehatan yang adaptif dan inovatif. (Dok/Istimewa)

Ia menjelaskan, anak usaha perseroan di lini alat kesehatan, PT Deca Metric Medica (DMM), mulai menembus pasar internasional dengan mengekspor produk ke Kamboja dan Timor Leste pada Agustus 2025.

Sementara itu, PT Djembatan Dua, entitas anak yang bergerak di pemasaran alat kesehatan, memperkuat portofolio own brand dengan meluncurkan tiga SKU baru, mendukung total pertumbuhan penjualan hingga 50 persen. Di lini digital, platform GoApotik mencatatkan pendapatan meningkat 32 persen dengan transaksi pelanggan naik 24 persen dibandingkan 2024.

3. Komitmen ESG dan tanggung jawab sosial

Medela Potentia Kantongi Laba Bersih Rp398,1 Miliar di 2025
PT Medela Potentia Tbk. (MDLA),

MDLA juga menekankan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Melalui program Argon Peduli, Perseroan menjangkau 23.488 penerima manfaat sepanjang 2025, termasuk layanan cek kesehatan gratis, pembinaan posyandu, pemberian beasiswa, dan program pencegahan stunting.

"Perseroan bekerja sama dengan regulator dalam edukasi Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Di aspek lingkungan, MDLA menerapkan kendaraan operasional berbasis motor listrik di 15 cabang di 13 kota dengan total 106 unit, mendukung efisiensi energi dan pengurangan emisi karbon," tuturnya.

Berbagai capaian tersebut mencerminkan komitmen perseroan terhadap tata kelola perusahaan yang baik, inovasi, dan pembangunan organisasi berkelanjutan. Sepanjang 2025, MDLA menerima berbagai penghargaan terkait praktik ESG, inovasi teknologi digital, dan pengembangan sumber daya manusia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More