Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mendagri Usul Data Dukcapil Dipakai Cari Warga Belum Punya Rekening

2 min read
Mendagri Usul Data Dukcapil Dipakai Cari Warga Belum Punya Rekening
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (24/9/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)
  • Tito Karnavian mengusulkan data Dukcapil digunakan untuk menemukan warga berusia 17 tahun ke atas yang belum memiliki rekening bank.

  • Data Dukcapil akan direkonsiliasi dengan data lebih dari 170 juta pemilik rekening berdasarkan nama dan alamat.

  • Pendataan awal mencatat sekitar 74 juta warga belum memiliki rekening, tetapi angka tersebut masih akan ditinjau kembali.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyarankan penggunaan data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk mencari warga berusia 17 tahun ke atas yang belum memiliki rekening bank.

Tito mengatakan sekitar 98 persen penduduk Indonesia sudah tercatat dalam data Dukcapil. Data tersebut memuat identitas penduduk, seperti wajah, sidik jari, retina mata, alamat tempat tinggal, status, dan profil umum lainnya.

Hal itu disampaikan dalam Opening Ceremony Festival Ekonomi dan Keuangan Digital (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (24/9/2026).

"Sehingga bisa di-filter dengan cepat sekali 17 tahun ke atas by name by address per provinsi, kabupaten, kota, sampai ke tingkat desa pun di Dukcapil bisa kita datakan," kata Tito.

  1. 1. Sebanyak 170 juta orang sudah punya rekening

    ilustrasi kartu rekening
    ilustrasi kartu rekening (unsplash.com/CardMapr.nl)

    Tito mengatakan pemerintah sebelumnya telah menggelar rapat dengan Presiden Prabowo Subianto terkait rencana agar masyarakat berusia 17 tahun ke atas memiliki rekening bank.

    Mantan Kapolri itu menyebut berdasarkan data yang dimiliki Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dan perbankan, saat ini terdapat lebih dari 170 juta orang yang telah memiliki rekening bank.

    "Dari data yang ada di Danantara, perbankan, itu 170 juta yang baru memiliki rekening," ujar Tito.

  2. 2. Data akan direkonsiliasi

    20260924_092423.jpg
    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (24/9/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)

    Data kependudukan dari Dukcapil kemudian akan dicocokkan dengan data lebih dari 170 juta pemilik rekening tersebut. Dari proses rekonsiliasi itu, pemerintah akan mengetahui warga berusia 17 tahun ke atas yang belum memiliki rekening bank.

    Tito mengatakan pencarian dilakukan berdasarkan nama dan alamat atau by name by address. Data tersebut juga dapat dipilah berdasarkan provinsi, kabupaten, dan kota.

    "Kalau direkonsiliasi kita akan ketemu siapa yang umur 17 tahun ke atas yang belum memiliki rekening di bank," kata Tito.

  3. 3. Data terkini ada 74 juta orang belum punya rekening

    20260924_104012.jpg
    Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (24/9/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)

    Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut sekitar 74 juta warga berusia 17 tahun ke atas masuk dalam pendataan awal program pembukaan rekening bank secara otomatis bagi masyarakat yang belum memiliki rekening.

    Airlangga mengatakan angka tersebut masih akan ditunjau kembali sebelum program dijalankan. Pemerintah juga masih menyiapkan kebutuhan dana serta program lanjutan untuk rekening tersebut.

    "Umur 17 tadi kita sudah menghitung sekitar 74, tapi data nanti kita akan cleansing lagi dan tadi kita butuh dana tertentu, tetapi kita lagi siapkan juga ada program apa lagi itu," kata Airlangga di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (24/9/2026).

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More