Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mendagri Usul Data Dukcapil Dipakai Cari Warga Belum Punya Rekening
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (24/9/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)
  • Tito Karnavian mengusulkan data Dukcapil digunakan untuk menemukan warga berusia 17 tahun ke atas yang belum memiliki rekening bank.

  • Data Dukcapil akan direkonsiliasi dengan data lebih dari 170 juta pemilik rekening berdasarkan nama dan alamat.

  • Pendataan awal mencatat sekitar 74 juta warga belum memiliki rekening, tetapi angka tersebut masih akan ditinjau kembali.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamis (24/9/2026)

Tito Karnavian menyampaikan usulan penggunaan data Dukcapil dalam Opening Ceremony FEKDI x IFSE 2026 di JICC. Airlangga Hartarto juga menyebut sekitar 74 juta warga masuk pendataan awal.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Penggunaan data Dukcapil diusulkan untuk mencari warga berusia 17 tahun ke atas yang belum memiliki rekening bank.
  • Who?
    Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan usulan tersebut. Airlangga Hartarto menyebut sekitar 74 juta warga masuk pendataan awal.
  • Where?
    Usulan disampaikan di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.
  • When?
    Usulan tersebut disampaikan Kamis (24/9/2026).
  • Why?
    Pemerintah ingin mengetahui warga berusia 17 tahun ke atas yang belum memiliki rekening bank.
  • How?
    Data Dukcapil akan direkonsiliasi dengan data lebih dari 170 juta pemilik rekening berdasarkan nama dan alamat, lalu dipilah menurut wilayah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tito ingin memakai data Dukcapil untuk mencari orang berusia 17 tahun ke atas yang belum punya rekening bank. Data itu akan dicocokkan dengan data pemilik rekening. Pemerintah mencatat lebih dari 170 juta orang sudah punya rekening, sedangkan sekitar 74 juta orang masih masuk pendataan awal. Angkanya masih akan ditinjau lagi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penggunaan data Dukcapil dan proses rekonsiliasi dapat membuat pencarian warga yang belum memiliki rekening dilakukan secara lebih terstruktur. Data juga dapat dipilah berdasarkan nama, alamat, serta wilayah hingga tingkat desa. Langkah ini menunjukkan adanya upaya pemerintah menyusun pendataan sebelum program pembukaan rekening bank dijalankan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyarankan penggunaan data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk mencari warga berusia 17 tahun ke atas yang belum memiliki rekening bank.

Tito mengatakan sekitar 98 persen penduduk Indonesia sudah tercatat dalam data Dukcapil. Data tersebut memuat identitas penduduk, seperti wajah, sidik jari, retina mata, alamat tempat tinggal, status, dan profil umum lainnya.

Hal itu disampaikan dalam Opening Ceremony Festival Ekonomi dan Keuangan Digital (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (24/9/2026).

"Sehingga bisa di-filter dengan cepat sekali 17 tahun ke atas by name by address per provinsi, kabupaten, kota, sampai ke tingkat desa pun di Dukcapil bisa kita datakan," kata Tito.

1. Sebanyak 170 juta orang sudah punya rekening

ilustrasi kartu rekening (unsplash.com/CardMapr.nl)

Tito mengatakan pemerintah sebelumnya telah menggelar rapat dengan Presiden Prabowo Subianto terkait rencana agar masyarakat berusia 17 tahun ke atas memiliki rekening bank.

Mantan Kapolri itu menyebut berdasarkan data yang dimiliki Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dan perbankan, saat ini terdapat lebih dari 170 juta orang yang telah memiliki rekening bank.

"Dari data yang ada di Danantara, perbankan, itu 170 juta yang baru memiliki rekening," ujar Tito.

2. Data akan direkonsiliasi

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (24/9/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)

Data kependudukan dari Dukcapil kemudian akan dicocokkan dengan data lebih dari 170 juta pemilik rekening tersebut. Dari proses rekonsiliasi itu, pemerintah akan mengetahui warga berusia 17 tahun ke atas yang belum memiliki rekening bank.

Tito mengatakan pencarian dilakukan berdasarkan nama dan alamat atau by name by address. Data tersebut juga dapat dipilah berdasarkan provinsi, kabupaten, dan kota.

"Kalau direkonsiliasi kita akan ketemu siapa yang umur 17 tahun ke atas yang belum memiliki rekening di bank," kata Tito.

3. Data terkini ada 74 juta orang belum punya rekening

Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (24/9/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)

Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut sekitar 74 juta warga berusia 17 tahun ke atas masuk dalam pendataan awal program pembukaan rekening bank secara otomatis bagi masyarakat yang belum memiliki rekening.

Airlangga mengatakan angka tersebut masih akan ditunjau kembali sebelum program dijalankan. Pemerintah juga masih menyiapkan kebutuhan dana serta program lanjutan untuk rekening tersebut.

"Umur 17 tadi kita sudah menghitung sekitar 74, tapi data nanti kita akan cleansing lagi dan tadi kita butuh dana tertentu, tetapi kita lagi siapkan juga ada program apa lagi itu," kata Airlangga di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (24/9/2026).

Curated For You

Editorial Team

Related Article