Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Menghadap Prabowo, Danantara Siapkan Optimalisasi Aset BUMN pada 2027

2 min read
Menghadap Prabowo, Danantara Siapkan Optimalisasi Aset BUMN pada 2027
Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Perkasa Roeslani di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/6/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)
  • Pemerintah menyiapkan program lanjutan untuk mengonsolidasikan hasil perampingan BUMN dan meningkatkan produktivitas serta efisiensi pada 2027.

  • Danantara membuka peluang kerja sama lebih luas dengan sektor swasta untuk mengembangkan perusahaan atau kegiatan usaha tertentu.

  • Seluruh aset BUMN akan dianalisis, termasuk jalan tol, bandara, serta minyak dan gas bumi, karena arus kas dinilai belum sebanding dengan aset.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pemerintah menyiapkan langkah berikutnya setelah program perampingan atau streamlining badan usaha milik negara (BUMN) berjalan. Pada 2027, pemerintah akan fokus meningkatkan produktivitas dan efisiensi sekaligus mengoptimalkan aset perusahaan pelat merah.

Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani mengatakan hal tersebut dibahas dalam rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto.

"Tadi dibicarakan bagaimana kita sekarang next step-nya itu di tahun 2027 awal itu meningkatkan ya," kata Rosan usai ratas bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/10/2026).

Pemerintah akan menyusun program lanjutan untuk mengonsolidasikan hasil streamlining yang telah berjalan. Rosan mengatakan langkah berikutnya akan diarahkan pada optimalisasi aset BUMN. Pemerintah juga akan mendorong peningkatan produktivitas dan efisiensi perusahaan.

  1. 1. Kerja sama dengan swasta dibuka lebih luas

    Ilustrasi dunia usaha (IDN Times/Aditya Pratama)
    Ilustrasi karyawan perusahaan (IDN Times/Aditya Pratama)

    Pemerintah juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan sektor swasta dan dunia usaha. Menurut dia, perusahaan atau kegiatan usaha yang sudah dapat dikerjakan dengan baik oleh pihak swasta dapat diberikan ruang untuk dikembangkan bersama.

    "Termasuk juga kita membuka apa untuk kerja sama yang lebih luas kepada private sector, kepada dunia usaha. Kalau memang yang sudah bagus, sudah bisa dikerjakan oleh private sector, ya silakan gitu kita dukung," ujarnya.

  2. 2. Aset BUMN besar tapi pendapatan dinilai belum sebanding

    Logo BUMN Indonesia (bumn.go.id)
    Logo BUMN Indonesia (bumn.go.id)

    Rosan mengatakan BUMN memiliki aset dalam jumlah besar. Namun, menurut dia, pendapatan atau arus kas yang dihasilkan belum sebanding dengan besarnya aset tersebut.

    "Pokoknya intinya supaya BUMN ini lebih produktivitasnya lebih meningkat dan efisiensinya lebih meningkat," kata Rosan.

    Karena itu, Presiden Prabowo memberikan arahan agar aset BUMN dioptimalkan dengan perencanaan yang baik, terukur, dan terstruktur. Rosan juga mengatakan optimalisasi tersebut perlu memberikan tingkat keuntungan yang baik bagi Danantara sebagai sovereign wealth fund.

    "Kan aset-aset BUMN juga sangat banyak ya. Ini kan in terms of asset kita besar gitu, tapi in terms of cash flow-nya, pendapatannya mungkin berbanding asetnya masih sangat kecil," ujarnya.

  3. 3. Aset jalan tol hingga migas akan dianalisis

    Ilustrasi jalan tol/Dok. Jasa Marga
    Ilustrasi jalan tol/Dok. Jasa Marga

    Rosan mengatakan pemerintah belum menentukan aset atau sektor tertentu yang akan lebih dulu dioptimalkan. Seluruh aset akan dianalisis. Dia menyebut beberapa sektor yang masuk dalam pembahasan, mulai dari jalan tol, bandara, hingga minyak dan gas bumi (oil and gas).

    "Nah kita lihat, kita akan analisa semua. Apakah itu baik di jalan tol, di airport, kemudian di oil and gas, bandara, airport. Kita analisa semua," kata Rosan.

Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More