Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Moody’s Ubah Peringkat RI Jadi Negatif, Apa Dampaknya buat Ekonomi?

ilustrasi rupiah (unsplash.com/Mufid Majnun)
ilustrasi rupiah (unsplash.com/Mufid Majnun)
Intinya sih...
  • Kredibilitas Indonesia dipertaruhkan oleh perubahan prospek peringkat, mempengaruhi tata kelola dan strategi fiskal pemerintah.
  • Daya tarik investasi bisa terpengaruh oleh ketidakpastian kebijakan, namun Moody's melihat ketahanan ekonomi Indonesia dari sisi pertumbuhan dan tingkat utang.
  • Usulan untuk meningkatkan peringkat termasuk pemulihan kredibilitas, peningkatan pendapatan fiskal, daya saing yang berkelanjutan, dan hindari pengeluaran tinggi tanpa reformasi pendapatan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Moody’s Ratings mengubah prospek peringkat utang Pemerintah Indonesia menjadi negatif dari sebelumnya stabil.

Namun, Moody’s masih mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2.

Sebenarnya, apa dampak perubahan prospek itu pada ekonomi Indonesia? Berikut ulasannya.

1. Kredibilitas Indonesia dipertaruhkan

Ilustrasi Investasi. (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi Investasi. (IDN Times/Aditya Pratama)

Perubahan peringkat ini dilihat berisiko melemahkan kredibilitas, jika tidak direspons dengan pembuatan kebijakan yang koheren.

Di sisi lain, ada muncul risiko tata kelola, yang jika menurun menunjukkan potensi pelemahan institusional.

Perubahan itu juga berisiko pada strategi fiskal pemerintah, karena pengeluaran yang didorong pertumbuhan di tengah basis pendapatan yang lemah bisa meningkatkan risiko defisit.

Munculnya Danantara di tengah kondisi ini juga melahirkan risiko karena ada ketidakjelasan tata kelola dan juga strategi investasi.

2. Daya tarik investasi bisa terpengaruh

Ilustrasi Investasi. (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi Investasi. (IDN Times/Aditya Pratama)

Risiko yang bisa langsung terasa ialah pada daya tarik investasi. Ketidakpastian kebijakan dapat menghambat investasi dan meningkatkan biaya pinjaman.

Volatilitas pasar juga berpotensi meningkat, karena fluktuasi ekuitas dan nilai tukar mencerminkan sensitivitas terhadap kredibilitas kebijakan.

Namun, keputusan Moody’s mempertahankan peringkat itu melihat ketahanan Indonesia dari sisi pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen, defisit di bawah 3 persen dari PDB, dan tingkat utang masih di bawah negara-negara Baa lainnya, dengan asumsi disiplin kebijakan yang berkelanjutan.

3. Usulan untuk meningkatkan peringkat

Ilustrasi Investasi. (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi Investasi. (IDN Times/Aditya Pratama)

Analis menjabarkan ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan peringkat, diawali dengan perubahan prospek agar kembali menjadi stabil.

Pertama, kredibilitas harus dipulihkan dengan kebijakan yang lebih jelas dan konsisten. Kedua, pendapatan fiskal harus terus ditingkatkan untuk meningkatkan fleksibilitas fiskal.

Lalu, daya saing yang berkelanjutan dan pendalaman keuangan dapat mendukung peningkatan peringkat.

Adapun yang perlu dihindari adalah pengeluaran yang lebih tinggi tanpa reformasi pendapatan. Tak lupa juga dengan pelemahan mata uang yang terus-menerus atau arus keluar modal dapat membebani metrik utang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Latest in Business

See More

Industri RI Ditargetkan Bangkit 2-3 Tahun, Tingkatkan Lapangan Kerja

08 Feb 2026, 10:39 WIBBusiness