Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
MSCI Tendang 18 Saham Indonesia dari Indeks, Ini Daftarnya
Ilustrasi MSCI (Dok MSCI)
  • MSCI menghapus enam saham Indonesia dari MSCI Global Standard Index tanpa penambahan baru, termasuk AMMN, BREN, TPIA, DSSA, CUAN, dan AMRT.
  • Sebanyak 13 saham lokal dikeluarkan dari MSCI Global Small Cap Indexes, sementara AMRT menjadi satu-satunya saham yang masuk ke indeks tersebut.
  • IHSG melemah dua hari berturut-turut menjelang pengumuman MSCI, ditutup di level 6.858,89 dengan transaksi mencapai Rp16,29 triliun.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada kabar tentang banyak saham di Indonesia yang dikeluarkan dari daftar penting milik MSCI. Ada enam saham besar dan tiga belas saham kecil yang keluar, tapi satu saham kecil masuk lagi. Karena itu, angka di pasar saham turun dan banyak orang jual beli saham hari itu. Sekarang pasar masih lemah dan belum naik lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Penyedia indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI) baru saja mengumumkan tinjauan indeks global untuk Mei 2026. Dalam pengumuman anyarnya, MSCI menyingkirkan enam saham domestik Indonesia dari MSCI Global Standard Index dan tidak ada saham baru yang masuk.

Adapun keenam saham yang terdepak dari MSCI Global Standard Index tersebut adalah:

  • PT Amman Mineral International Tbk (AMMN)

  • PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)

  • PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)

  • PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)

  • PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)

  • PT Sumber Alfaria Trijaya (AMRT)

1. Sebanyak 13 saham ditendang dari MSCI Global Small Cap Indexes

ilustrasi saham dividen (unsplash.com/Kelly Sikkema)

Di sisi lain, MSCI juga mengeluarkan 13 saham domestik dari daftar MSCI Global Small Cap Indexes dan memasukkan satu saham ke dalam indeks tersebut.

Saham baru yang masuk indeks tersebut adalah PT Sumber Alfaria Trijaya (AMRT).

Berikut ini daftar 13 saham yang ditendang keluar dari MSCI Global Small Cap Index:

  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

  • PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)

  • PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK)

  • PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)

  • PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)

  • PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)

  • PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI)

  • PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)

  • PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN)

  • PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)

  • PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC)

  • PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)

  • PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG)

2. IHSG terpantau melemah jelang pengumuman MSCI

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Jelang pengumuman MSCI tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok pada perdagangan kemarin atau Selasa (12/5/2026).

Berdasarkan data RTI, IHSG ditutup melemah 46,72 poin (-0,68 persen) ke level 6.858,89.

Sebelumnya pada perdagangan awal pekan atau Senin (11/5/2026), IHSG ditutup melemah 63,77 poin (-0,92 persen) ke level 6.971,95.

3. Pergerakan IHSG kemarin

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Data RTI menunjukkan, IHSG sempat dibuka menguat pada level 6.946,84 dalam perdagangan hari ini. IHSG hanya sebentar ada di zona hijau sebelum terjun bebas ke zona merah dan bertahan hingga penutupan perdagangan sore ini.

Sementara itu, investor membukukan transaksi sebesar Rp16,29 triliun dengan volume transaksi yang diperjualbelikan sebesar 32,95 miliar lembar saham dan frekuensi perdagangan dilakukan sebanyak 2,53 juta kali.

Kemudian, sebanyak 207 saham mengalami penguatan, 463 saham melemah, dan 151 saham stagnan alias tidak mengalami perubahan.

Editorial Team