Cadangan devisa sering disebut tabungan darurat sebuah negara, padahal fungsinya jauh lebih luas dari sekadar dana cadangan. Aset ini dipakai bank sentral untuk menjaga stabilitas nilai tukar, membayar kewajiban luar negeri, membiayai impor penting, dan menenangkan pasar saat gejolak global datang.
Karena itu, daftar negara dengan cadangan devisa terbesar bukan sekadar papan peringkat kekayaan, melainkan peta ketahanan ekonomi dunia. Peringkat di bawah ini memakai cadangan devisa, tidak termasuk emas, berdasarkan kompilasi data Dana Moneter Internasional (IMF) dan bank sentral per sekitar pertengahan hingga akhir 2025.
Angka bulanan bisa bergeser sedikit karena kurs dan harga aset, tetapi urutan tujuh besarnya relatif stabil. Inilah tujuh negara dengan bantalan devisa paling tebal di dunia saat ini.
