Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

10 Negara yang Bisa Beri Kewarganegaraan Lewat Investasi Properti

10 Negara yang Bisa Beri Kewarganegaraan Lewat Investasi Properti
ilustrasi Cayman Islands (unsplash.com/Ronny Rondon)
Intinya Sih
  • Sepuluh negara, termasuk Turki dan Dominica, menawarkan kewarganegaraan atau izin tinggal lewat investasi properti dengan nilai mulai ratusan ribu hingga jutaan dolar AS.
  • Masing-masing negara memiliki aturan berbeda terkait nominal investasi, masa kepemilikan properti, serta kewajiban tinggal sebelum bisa mengajukan kewarganegaraan.
  • Program ini menarik bagi yang ingin paspor kedua atau tempat tinggal baru, namun perlu pertimbangan matang dari sisi legal, finansial, dan tujuan jangka panjang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Punya rumah di luar negeri mungkin terdengar seperti mimpi besar, tapi di beberapa negara langkah itu juga bisa membuka jalan menuju status tinggal permanen bahkan kewarganegaraan. Buat kamu yang ingin memulai hidup baru, menikmati budaya berbeda, atau sekadar punya “plan B”, jalur investasi properti jadi salah satu opsi paling realistis.

Meski begitu, nominal dana yang dibutuhkan jelas gak kecil karena tiap negara punya syarat minimum investasi yang berbeda. Menariknya, ada negara yang langsung memberi akses kewarganegaraan, sementara lainnya lebih dulu memberi izin tinggal jangka panjang.

Kalau kamu penasaran negara mana saja yang menawarkan peluang ini, daftar berikut bisa jadi gambaran awal sebelum mengambil keputusan besar.

1. Turkey

ilustrasi Turki
ilustrasi Turki (pexels.com/Hande Yavuz)

Turki termasuk salah satu negara paling populer untuk program kewarganegaraan lewat properti. Kamu perlu membeli properti minimal 400 ribu dolar AS dan menahannya setidaknya selama tiga tahun sebelum boleh dijual lagi.

Setelah syarat itu terpenuhi, kamu bisa mengajukan kewarganegaraan. Opsi ini menarik karena kamu gak hanya mendapat paspor kedua, tapi juga akses ke negara dengan kota bersejarah dan sistem kesehatan yang cukup baik.

2. Dominica

ilustrasi Dominica
ilustrasi Dominica (unsplash.com/Joseph Corl)

Negara kepulauan Karibia ini menawarkan kewarganegaraan melalui investasi di proyek properti yang sudah disetujui pemerintah. Nilai minimumnya mulai dari 200 ribu dolar AS, salah satu yang paling rendah dalam daftar ini. Selain investasi, ada biaya tambahan ke pemerintah dan properti wajib ditahan selama tiga tahun. Buat kamu yang mencari opsi lebih terjangkau untuk paspor kedua, Dominica layak dipertimbangkan.

3. St. Kitts and Nevis

ilustrasi St. Kitts and Nevis
ilustrasi St. Kitts and Nevis (unsplash.com/Katelyn Comer)

Program di negara ini terkenal karena paspornya termasuk yang kuat di kawasan Karibia. Investasi minimal 325 ribu dolar AS berlaku untuk kondominium atau saham resort yang sudah disetujui, sedangkan rumah pribadi bisa mencapai 600 ribu dolar AS.

Properti juga wajib ditahan selama tujuh tahun, jadi cocok buat kamu yang memang punya rencana jangka panjang. Menariknya lagi, negara ini gak mengenakan pajak penghasilan pribadi, lho.

4. Antigua and Barbuda

ilustrasi Antigua and Barbuda
ilustrasi Antigua and Barbuda (unsplash.com/Rick Jamison)

Kalau kamu suka suasana Karibia yang tenang, negara ini punya program kewarganegaraan lewat proyek properti resmi pemerintah. Minimal investasinya sekitar 300 ribu dolar AS dengan tambahan biaya administrasi setidaknya 10 ribu dolar AS. Kamu juga diwajibkan tinggal minimal lima hari dalam lima tahun pertama setelah status kewarganegaraan didapat. Properti baru boleh dijual lagi setelah lima tahun.

5. Grenada

ilustrasi Grenada
ilustrasi Grenada (unsplash.com/Jamie Tudor)

Grenada menawarkan jalur kewarganegaraan yang cukup menarik, meski prosesnya lebih ketat. Menurut Henley & Partners, pemohon harus melalui pemeriksaan latar belakang yang cukup mendetail sebelum lolos. Investasi minimal properti dimulai dari 270 ribu dolar AS, ditambah kontribusi pemerintah minimal 50 ribu dolar AS yang gak bisa dikembalikan. Properti wajib dipertahankan selama lima tahun.

6. St. Lucia

ilustrasi St. Lucia
ilustrasi St. Lucia (unsplash.com/Karl Moore)

Negara ini juga membuka peluang kewarganegaraan lewat pembelian properti. Minimum investasinya 300 dolar AS, ditambah biaya administrasi sekitar 50 ribu dolar AS. Properti harus berasal dari proyek yang sudah disetujui dan wajib ditahan minimal lima tahun.

Untuk kamu yang ingin paspor Karibia dengan destinasi tropis cantik, ini salah satu pilihan yang cukup menarik.

7. Greece

ilustrasi Yunani
ilustrasi Yunani (unsplash.com/James Ting)

Yunani lebih fokus pada izin tinggal atau residency, bukan kewarganegaraan instan. Dengan membeli properti minimal 250 ribu, kamu bisa mendapat residence permit lima tahun yang bisa diperpanjang tanpa batas.

Setelah tinggal selama tujuh tahun, kamu baru bisa mengajukan kewarganegaraan. Cocok untuk kamu yang ingin tinggal di Eropa sambil menikmati biaya hidup yang relatif lebih terjangkau.

8. Brasil

ilustrasi Brazil
ilustrasi Brazil (unsplash.com/Noah Angelo)

Brasil termasuk opsi residency yang cukup fleksibel dengan harga masuk yang lebih rendah. Investasi properti mulai dari sekitar 140 ribu dolar AS untuk wilayah utara dan timur laut, sementara area lain lebih tinggi. Setelah itu kamu bisa memperoleh permanent residency, asalkan properti dipertahankan selama empat tahun.

Jika kamu fasih berbahasa Portugis dan punya hubungan kuat dengan negara tersebut, jalur menuju kewarganegaraan juga terbuka lebar, lho.

9. Anguilla

ilustrasi Anguilla
ilustrasi Anguilla (unsplash.com/Cory Bjork)

Wilayah Karibia milik Britania Raya ini menawarkan permanent residency lewat investasi properti minimal US$750.000. Daya tarik utamanya adalah pajak rendah, pemandangan pantai yang indah, dan peluang menuju kewarganegaraan Inggris di masa depan. Properti harus ditahan selama lima tahun agar status residency tetap aman. Untuk kamu yang mengejar akses global lebih luas, opsi ini cukup strategis.

10. Cayman Islands

ilustrasi Cayman Islands
ilustrasi Cayman Islands (unsplash.com/Kinø)

Kalau budget kamu sangat besar, Cayman Islands jadi salah satu tujuan premium. Investasi minimalnya mencapai US$2,4 juta, tertinggi dalam daftar ini. Sebagai gantinya, kamu bisa mendapat permanent residency seumur hidup selama tetap berkunjung setidaknya satu hari setiap tahun. Nilai plus lainnya adalah gak adanya pajak penghasilan pribadi, capital gain, dan warisan.

Melihat daftar di atas, jelas bahwa membeli properti di luar negeri bukan cuma soal gaya hidup, tapi juga bisa jadi strategi untuk membuka akses residency atau kewarganegaraan kedua. Meski terlihat menggiurkan, setiap negara punya aturan soal biaya tambahan, masa kepemilikan, hingga syarat tinggal yang wajib kamu pahami dengan detail.

Karena nominal investasinya besar, keputusan ini sebaiknya dipikirkan matang dari sisi legal, finansial, dan tujuan hidup jangka panjang. Kalau kamu memang punya mimpi memulai hidup baru di luar negeri, jalur properti bisa jadi pintu masuk yang sangat menarik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More