Netflix Alokasikan Rp2,37 Kuadriliun untuk Produksi Konten dalam 10 Tahun

- Netflix menginvestasikan lebih dari Rp2,37 kuadriliun dalam 10 tahun terakhir untuk produksi film dan serial, menegaskan posisinya sebagai pemain utama di industri streaming global.
- Laporan 'The Netflix Effect' mencatat kontribusi ekonomi global senilai Rp5,71 kuadriliun serta pembukaan lebih dari 425 ribu pekerjaan di 50 negara melalui produksi lokal dan lisensi konten.
- Tayangan populer seperti KPop Demon Hunters memicu tren budaya baru, sementara Netflix menyiapkan anggaran Rp351,84 triliun pada 2026 untuk memperluas produksi dan pelatihan kreatif di berbagai negara.
Jakarta, IDN Times - Netflix mengumumkan pada Selasa (12/5/2026), telah mengalokasikan dana lebih dari 135 miliar dolar AS (Rp2,37 kuadriliun) untuk produksi film dan serial televisi selama 10 tahun terakhir. Pengumuman ini disampaikan bersamaan dengan peluncuran situs laporan interaktif berjudul "The Netflix Effect".
Nilai investasi ini menunjukkan posisi stabil Netflix di industri layanan streaming sekaligus menggambarkan tren pertumbuhan hiburan digital secara umum. Selain itu, laporan tersebut juga mencatat kontribusi perusahaan terhadap ekonomi global serta perannya dalam membuka ratusan ribu lapangan kerja baru.
1. Dampak ekonomi global dan pembagian lisensi tayangan

Selama satu dekade terakhir, Netflix mencatat bahwa perusahaannya telah menyumbang lebih dari 325 miliar dolar AS (Rp5,71 kuadriliun) untuk ekonomi global. Laporan internal ini merinci efek lanjutan dari setiap produksi yang mereka jalankan di berbagai negara.
Selain memproduksi konten orisinal, Netflix juga membeli lisensi film dan serial dari 3.000 lebih perusahaan, termasuk lembaga penyiaran publik. Saat ini, konten berlisensi tersebut mengisi sekitar 75 persen dari total tayangan yang tersedia di platform mereka.
"Hari ini kami meluncurkan laporan lengkap tentang dampak ekonomi, budaya, dan sosial dari film serta serial kami, dan bagaimana dampaknya terasa di ekonomi, industri, hingga kehidupan sehari-hari," kata Co-CEO Netflix, Ted Sarandos, dilansir Hindustan Times.
2. Pembukaan ratusan ribu lapangan kerja dari produksi lokal
Investasi Netflix telah membuka lebih dari 425 ribu lapangan kerja di bidang produksi pada 50 negara lebih. Perusahaan juga mencatat adanya 700 ribu pekerjaan tambahan untuk pemain figuran dan pekerja harian. Sarandos menekankan bahwa setiap produksi Netflix menggunakan pendekatan lokal untuk memajukan roda bisnis di wilayah tempat syuting dilakukan.
Sebagai contoh, serial Stranger Things telah membuka lebih dari 8.000 pekerjaan dan menyumbang 1,4 miliar dolar AS (Rp24,62 triliun) untuk ekonomi Amerika. Di tingkat internasional, produksi Frontera Verde di Kolombia turut melibatkan 30 kru dari masyarakat adat Amazon setempat. Sementara di Swedia, produksi Love Is Blind membantu menghidupkan sektor perhotelan, restoran, dan transportasi lokal selama 40 minggu setiap tahunnya.
3. Pengaruh tayangan terhadap tren masyarakat dan rencana anggaran

Tayangan Netflix dinilai turut memengaruhi kebiasaan penonton secara luas. Sarandos memberi contoh film KPop Demon Hunters yang menjadi film orisinal paling banyak ditonton di platform tersebut dan mampu menciptakan tren baru di tengah masyarakat.
Aplikasi belajar bahasa Duolingo mencatat kenaikan 22 persen warga Amerika yang belajar bahasa Korea, sedangkan pesanan tiket pesawat ke Korea Selatan naik 25 persen setelah film tersebut dirilis.
Untuk rencana ke depan, Netflix menyiapkan anggaran konten sebesar 20 miliar dolar AS (Rp351,84 triliun) pada tahun 2026, angka ini naik 10 persen dari tahun sebelumnya.
"Saat perusahaan hiburan lain mengurangi pengeluaran, kami justru menambahnya dengan berinvestasi pada tempat produksi dari Spanyol hingga New Jersey," kata Sarandos, dilansir The Korea Herald.
Selain fokus pada produksi tayangan, perusahaan juga memperluas program pelatihan bagi 90 ribu orang di 75 negara. Netflix juga mendanai perbaikan gedung bioskop bersejarah, seperti The Egyptian Theatre di Los Angeles dan Cinema Europa di Roma sebagai bentuk dukungan jangka panjang terhadap industri hiburan.
















![[QUIZ] Tes Seberapa Siap Kamu untuk Mulai Berbisnis Dari Quiz Ini!](https://image.idntimes.com/post/20230920/startup-594090-1280-d6d6a0f4e90d5fb0c2c5b5669d828c83.jpg)
