Jakarta, IDN Times - Perusahaan perlengkapan olahraga asal Amerika Serikat (AS), Nike, mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 1.400 karyawannya secara global pada Kamis (23/4/2026). Keputusan ini diambil sebagai langkah efisiensi di tengah upaya perusahaan mengatasi penurunan penjualan dalam beberapa tahun terakhir.
Pemangkasan ini berfokus pada karyawan divisi teknologi dan operasional yang berada di kawasan Amerika Utara, Asia, dan Eropa. Jumlah karyawan yang terdampak tersebut setara dengan kurang dari dua persen total tenaga kerja global Nike saat ini.
