Jakarta, IDN Times - Pemerintah memulai pembangunan pabrik melamin pertama di Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Jawa Timur. Nilai investasi proyek ini mencapai 600 juta dolar AS atau sekitar Rp10,2 triliun (kurs Rp17.000 per dolar AS).
Proyek pabrik melamin yang dikembangkan oleh PT GEABH Joint Technology dan menjadi bagian dari pengembangan industri hilir berbasis gas alam. Melalui proyek ini, gas alam akan diolah menjadi amonia cair yang selanjutnya dikembangkan menjadi produk turunan seperti urea, melamin, dan amonium nitrat yang memiliki nilai tambah tinggi.
