Patra Jasa Cetak Pendapatan Rp5,5 Triliun Sepanjang 2025

- PT Patra Jasa mencatat pendapatan Rp5,5 triliun sepanjang 2025, tumbuh 17 persen dan melampaui target RKAP berkat kontribusi kuat dari sektor Property Development.
- Perusahaan menegaskan keberhasilan ini hasil konsistensi eksekusi penugasan serta penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan biaya untuk menjaga keseimbangan pertumbuhan dan efisiensi.
- Patra Jasa mengelola jaringan hotel, gedung perkantoran, kawasan hunian, serta layanan multiservices dan anak usaha di bidang travel dan transportasi, dengan fokus pada optimalisasi aset melalui proyek strategis.
Jakarta, IDN Times - PT Patra Jasa, anak usaha PT Pertamina (Persero) membukukan pendapatan sebesar Rp5,5 triliun sepanjang 2025.
Berdasarkan laporan keuangan Patra Jasa tahun 2025 yang telah diaudit, capaian pendapatan tersebut tumbuh 17 persen.
“Pertumbuhan yang melampaui target ini menunjukkan bahwa setiap unit bisnis memiliki daya tahan dan kemampuan untuk terus berkembang di tengah dinamika industri,” kata Pj. VP Corporate Secretary PT Patra Jasa, Fadjar Djoko Santoso dikutip dari keterangan resmi, Rabu (6/5/2026).
1. Lampaui target perusahaan

Adapun pertumbuhan pendapatan itu melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).
Fadjar mengatakan, capaian pendapatan itu didukung oleh kontribusi berbagai lini bisnis, khususnya sektor Property Development yang tumbuh signifikan, didorong oleh penyelesaian sejumlah proyek strategis.
2. Perusahaan lakukan pengelolaan biaya dengan hati-hati

Fadjar mengatakan, kinerja perusahaan sepanjang 2025 adalah hasil dari konsistensi perusahaan dalam mengeksekusi setiap penugasan secara optimal. Perusahaan juga mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan biaya.
“Kami juga tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan biaya agar sejalan dengan pertumbuhan pendapatan,” ujar dia.
Adapun capaian kinerja itu diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.
Pemegang saham menyepakati langkah perusahaan untuk terus meningkatkan nilai aset, memperkuat portofolio bisnis, serta menjaga standar layanan guna memberikan kontribusi berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan.
3. Sederet bisnis yang dijalankan Patra Jasa

Saat ini, Patra Jasa mengelola berbagai aset properti, termasuk sembilan hotel yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu The Patra Bali Resort & Villas, Patra Semarang Hotel & Convention, Patra Cirebon Hotel & Convention, Patra Malioboro Hotel, Patra Bandung Hotel, Patra Anyer Hotel, Patra Jakarta Hotel, Patra Dumai Hotel, dan Patra Parapat Hotel.
Selain jaringan hotel, Patra Jasa juga mengelola gedung perkantoran seperti Grha Pertamina dan Patra Jasa Office Tower, serta kawasan hunian Patraland Residential Kuningan dan Patraland Residential Balikpapan. Layanan multiservices perusahaan didukung oleh Patra Facility Management.
Selain itu, Patra Jasa juga memiliki dua anak perusahaan, yaitu Mitra Tours and Travel dan Prima Armada Raya.
Saat ini perusahaan fokus pada optimalisasi aset melalui sejumlah proyek strategis, antara lain Bobocabin Patra Parapat, pengembangan Villa Kayu Patra Anyer, Sashta Lounge di Patra Semarang, serta berbagai pengembangan properti lainnya yang merupakan bagian dari penugasan strategis Pertamina.















