Jakarta, IDN Times - Besarnya belanja pemerintah dinilai dapat mendorong ekonomi yang lebih hijau dan inklusif melalui keputusan pengadaan (procurement) barang dan jasa.
Pada 2025, total Rencana Umum Pengadaan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah mencapai sekitar Rp1.193,6 triliun berdasarkan agregasi data Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
Dengan nilai tersebut, keputusan terkait barang dan jasa yang dibeli, vendor yang dipilih, serta standar yang diterapkan dapat berdampak pada perekonomian, masyarakat, dan lingkungan.
"Ketika belanja pengadaan pemerintah melibatkan lebih dari seribu triliun rupiah, fungsi procurement tidak lagi dapat dipandang hanya sebagai urusan administratif di belakang layar," kata RMIT Director Indonesia Tantia Dian Permata Indah dalam keterangan tertulis, Kamis (13/8/2026).
