Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kereta Trans Sumatra dan Kalimantan Mulai Disiapkan Pemerintah
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (IDN Times/Imam Faishal)
  • AHY mendorong percepatan jaringan kereta di luar Jawa dengan prioritas koridor strategis di Sumatra dan Kalimantan.
  • KAI memaparkan konsep trem Bali yang masih perlu dikaji bersama pemerintah daerah dan pihak terkait.
  • Pertemuan AHY dan KAI juga membahas kapasitas KRL Jabodetabek, industri perkeretaapian, serta roadmap Trans Sumatra dan Trans Kalimantan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamis (6/8/2026)

Dudy Purwagandhi menyatakan pemerintah telah berkoordinasi dengan KAI untuk menindaklanjuti arahan Presiden terkait Kereta Trans Sumatra dan Kereta Trans Kalimantan. KAI menyiapkan roadmap.

Rabu (19/8/2026)

AHY bertemu Bobby Rasyidin dan jajaran KAI. Mereka membahas jaringan kereta di luar Jawa serta peningkatan kapasitas KRL Jabodetabek.

Kamis (27/8/2026)

Keterangan tertulis AHY mengenai dorongan percepatan pengembangan jaringan kereta di luar Jawa dikutip.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah mendorong percepatan pengembangan jaringan kereta api di luar Jawa.
  • Who?
    AHY, Bobby Rasyidin, PT Kereta Api Indonesia (Persero), Kementerian Perhubungan, Dudy Purwagandhi, dan Presiden Prabowo Subianto.
  • Where?
    Pengembangan diprioritaskan di Sumatra dan Kalimantan; pembahasan roadmap disampaikan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
  • When?
    AHY bertemu jajaran KAI pada Rabu (19/8/2026). Keterangan AHY dikutip Kamis (27/8/2026).
  • Why?
    Pengembangan dinilai dapat menunjang mobilitas, logistik, pertumbuhan wilayah, peluang ekonomi, dan industri.
  • How?
    Koridor yang lebih siap diprioritaskan, trem Bali dikaji, kapasitas KRL dibahas, dan KAI menyiapkan roadmap Trans Sumatra serta Trans Kalimantan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pak AHY ingin kereta di luar Jawa dibuat lebih cepat, terutama di Sumatra dan Kalimantan. Ia bertemu Pak Bobby dari KAI. Mereka juga bicara trem di Bali dan kereta KRL di Jabodetabek. KAI sekarang sedang menyiapkan roadmap untuk Kereta Trans Sumatra dan Kereta Trans Kalimantan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pengembangan jaringan kereta membuka ruang pembahasan yang mencakup mobilitas, logistik, konektivitas kawasan industri, serta kemampuan produksi dalam negeri. Prioritas pada koridor yang lebih siap dan kajian trem Bali bersama pemerintah daerah menunjukkan perhatian pada kesiapan infrastruktur, keterhubungan transportasi, dan keselamatan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong percepatan pengembangan jaringan kereta api di luar Jawa. Koridor yang sudah lebih siap dan punya manfaat strategis diminta diprioritaskan, terutama di Sumatra dan Kalimantan.

“Perkeretaapian bukan hanya soal mobilitas masyarakat dan logistik. Kita juga harus melihat potensi ekonomi, peluang industri, serta bagaimana konektivitas dapat menjadi penggerak pembangunan wilayah,” kata AHY dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (27/8/2026).

Karena itu, pengembangan perkeretaapian dinilai punya potensi besar dalam mendorong pertumbuhan wilayah. AHY juga melihat ada peluang ekonomi dan industri yang bisa berkembang seiring dengan pembangunan jaringan kereta.

1. Trem Bali jadi salah satu rencana yang dibahas

Ilustrasi trem (IDN Times/Arief Muhammad)

Dalam pertemuan dengan AHY, PT Kereta Api Indonesia (Persero) turut memaparkan konsep pengembangan trem di Bali. Moda tersebut disiapkan sebagai salah satu pilihan transportasi untuk menunjang mobilitas masyarakat dan wisatawan di kawasan yang memiliki pergerakan tinggi.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menjelaskan konsep trem dipilih karena konstruksinya relatif ringan dan menggunakan rel ringan. Dengan konsep tersebut, waktu pembangunan diharapkan bisa lebih cepat.

AHY menilai rencana trem Bali masih perlu dikaji bersama pemerintah daerah dan pihak terkait. Beberapa hal yang perlu dilihat antara lain kesiapan infrastruktur, keterhubungan dengan simpul transportasi, serta kesesuaiannya dengan kondisi pembangunan di Bali.

“Semua agenda ini harus kita lihat sebagai satu ekosistem. Keselamatan tetap nomor satu, tetapi pada saat yang sama kita juga perlu mendorong kapasitas, konektivitas, industri, dan teknologi agar perkeretaapian nasional semakin maju,” ujar AHY.

2. Kapasitas KRL Jabodetabek ikut dibahas

Ilustrasi penumpang KRL. (IDN Times/Herka Yanis)

AHY bertemu dengan Bobby Rasyidin beserta jajaran KAI pada Rabu (19/8/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda perkeretaapian, termasuk pengembangan jaringan di luar Jawa dan peningkatan kapasitas KRL Jabodetabek.

Pembahasan juga mencakup integrasi jaringan kereta dengan kawasan industri serta penguatan industri perkeretaapian dalam negeri.

Untuk KRL Jabodetabek, peningkatan kapasitas menjadi perhatian karena kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik terus bertambah. Kapasitas dan keandalan layanan perlu diperkuat untuk menunjang mobilitas di kawasan perkotaan yang semakin padat.

Sementara untuk industri dalam negeri, pembahasannya mencakup peremajaan sarana dan peningkatan kemampuan produksi. Penguatan industri perkeretaapian dinilai penting untuk mendorong kemandirian teknologi sekaligus membuka peluang ekonomi dan lapangan kerja.

3. Trans Sumatra dan Trans Kalimantan disiapkan

Ilustrasi rel kereta api (Dok. IDN Times)

Pengembangan kereta di luar Jawa juga sebelumnya disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi. Pemerintah mulai menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait rencana Kereta Trans Sumatra dan Kereta Trans Kalimantan.

Kementerian Perhubungan telah berkoordinasi dengan KAI. Perusahaan tersebut kini menyiapkan roadmap untuk menjadi dasar pengembangan kedua proyek sekaligus membuka peluang investasi dari dalam dan luar negeri.

"Kita menindaklanjuti apa yang disampaikan Presiden, itu kita sudah berkoordinasi dengan KAI. KAI sudah menyiapkan roadmap-nya," kata dia kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Curated For You

Editorial Team

Related Article