Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pemerintah Umumkan Stimulus Ekonomi Kuartal III Senin Depan

Pemerintah Umumkan Stimulus Ekonomi Kuartal III Senin Depan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Dok Kemenko Perekonomian
Intinya Sih
  • Pemerintah akan umumkan stimulus ekonomi kuartal III-2026 dengan fokus pada insentif fiskal dan peningkatan permintaan masyarakat, termasuk kebijakan PPN DTP serta diskon transportasi saat liburan.

  • Sektor energi turut dibahas dalam rapat pemerintah karena kenaikan harga BBM dan dinamika geopolitik global yang mempengaruhi stabilitas harga minyak serta rantai pasok internasional.

  • Harga BBM non-subsidi seperti Pertamax akan menyesuaikan pergerakan harga minyak dunia, di mana penurunan harga minyak akan diikuti penyesuaian bertahap pada harga BBM domestik.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto direncanakan akan mengumumkan stimulus ekonomi untuk kuartal III-2026. Hal itu diungkapkan Sekretaris Kementerian Koordinator (Sesmenko) Perekonomian Susiwijono Moegiarso.

"Mungkin Pak Menko nanti hari Senin akan menyampaikan stimulus untuk apa di kuartal III dan berikutnya," katanya di Kantor Kemenko Perekonomian Jakarta, dikutip Sabtu (20/6/2026).

1. Stimulus fokus pada insentif fiskal dan mendorong permintaan

ilustrasi insentif pajak (freepik.com)
ilustrasi insentif pajak (freepik.com)

Pembahasan stimulus ekonomi sejauh ini lebih banyak diarahkan pada kebijakan yang bersifat umum seperti insentif fiskal. Kebijakan tersebut ditujukan untuk memperkuat permintaan masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang berjalan.

Dari sisi lain, pemerintah juga menyiapkan sejumlah kebijakan pendukung di sisi penawaran, termasuk PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) serta diskon transportasi yang akan diumumkan lebih lanjut, terutama untuk periode libur.

"Karena udah mulai liburan kan ini? Mulai liburan, dari sisi supply-nya kita minta juga ada penurunan harganya untuk diskon transportasi, seperti biasalah, nanti diumumkan Pak Menko," ujarnya.

2. Isu energi turut masuk pembahasan rapat pemerintah

WhatsApp Image 2025-08-15 at 19.06.25.jpeg
Penggunaan kendaraan bermotor mengisi Pertamax Green 95 di SPBU Pertamina 44.552.11 di Jalan Kyai Mojo No.52, Bener, Tegalrejo, Yogyakarta, Sabtu (9/8/2025) siang. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Stimulus yang disiapkan pemerintah dilakukan di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dan Pertamax Green. Susiwijono menyebut, sektor energi memang menjadi salah satu materi yang dibahas dalam rapat pemerintah.

"Ya, ini kan kemarin sudah dirapatkan. Mungkin nanti Senin akan dijelaskan Pak Menko berbagai yang terkait dengan energi kan," paparnya.

Dia menjelaskan, perkembangan kondisi global seperti dinamika geopolitik, termasuk membaiknya hubungan Amerika Serikat dan Iran, berpotensi mempengaruhi stabilitas harga minyak dunia. Kondisi tersebut juga berkaitan dengan kemungkinan membaiknya jalur logistik internasional, termasuk Selat Hormuz.

Menurutnya, faktor-faktor tersebut dapat mempengaruhi harga minyak dan gas dunia serta rantai pasok global, yang pada akhirnya berdampak pada penyesuaian harga energi di pasar internasional.

3. Harga BBM nonsubsidi akan menyesuaikan harga minyak

Pemerintah Umumkan Stimulus Ekonomi Kuartal III Senin Depan
Pelayanan Pertamax Green 95 di SPBU Pedaringan, Solo. (IDN Times/Larasati Rey)

Menanggapi isu yang dihadapi masyarakat kelas menengah, khususnya terkait kenaikan harga BBM seperti Pertamax, Susiwijono menyampaikan, harga tersebut pada dasarnya akan mengikuti pergerakan harga minyak dunia.

Menurutnya, apabila harga minyak mengalami penurunan, maka harga BBM nonsubsidi juga akan ikut menyesuaikan secara bertahap.

"Pertamax ini kan nanti dengan seiring harga minyak turun kan pasti akan menyesuaikan kan," kata Susi.

Share Article
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati

Related Articles

See More