Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Penumpang Kapal Feri Diprediksi Naik 9,4 Persen di Mudik Lebaran 2026

Penumpang Kapal Feri Diprediksi Naik 9,4 Persen di Mudik Lebaran 2026
Direktur Operasi & Transformasi ASDP, Rio Lasse (IDN Times/Pitoko)
Intinya Sih
  • ASDP memprediksi lonjakan penumpang feri sebesar 9,4 persen pada Angkutan Lebaran 2026 dengan total sekitar 5,8 juta orang di 15 lintasan seluruh Indonesia.
  • Lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk jadi prioritas utama, sementara kendaraan roda dua difokuskan di Pelabuhan Ciwandan untuk mengurai kepadatan arus mudik.
  • Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 17–18 Maret 2026 dan arus balik pada 26–28 Maret, sejalan dengan proyeksi pemerintah tentang peningkatan jumlah pemudik nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - PT ASDP Indonesia Ferry (Perseroan) memprediksi adanya lonjakan penumpang sebesar 9,4 persen selama periode Angkutan Lebaran 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Operasi & Transformasi ASDP, Rio Lasse mengungkapkan, pihaknya telah melakukan sejumlah antisipasi untuk menghadapi lonjakan penumpang yang diperkirakan menjadi 5.829.760 orang pada periode mudik di 15 lintasan ASDP di seluruh Indonesia.

"Prediksi akan ada peningkatan jumlah kendaraan ataupun jumlah penumpang itu kurang lebih di 9 persen dan pelabuhan-pelabuhan kita siapkan,” kata Rio kepada awak media, dikutip Jumat (13/3/2026).

1. Proyeksi perjalanan

Penumpang Kapal Feri Diprediksi Naik 9,4 Persen di Mudik Lebaran 2026
Pergerakan pemudik dengan mobil menuju kapal di Pelabuhan Merak. (Dok. ASDP)

Sementara dari sisi perjalanan atau trip, Rio memproyeksikan, akan ada 23.420 trip atau mengalami peningkatan 6 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Sejalan dengan lonjakan trip dan penumpang, ASDP juga melihat adanya peningkatan sebesar 9,3 persen terhadap kendaraan. Hal itu terutama kendaraan roda empat dan roda dua yang masing-masing meningkat 10 persen dan 9,7 persen.

Proyeksi dari ASDP sejalan dengan prediksi dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), yang dalam surveinya menyatakan mobil dan motor menjadi dua moda transportasi paling favorit yang digunakan masyarakat untuk mudik pada Lebaran tahun ini.

2. Prioritas lintasan Merak-Bakauheni

Penumpang Kapal Feri Diprediksi Naik 9,4 Persen di Mudik Lebaran 2026
Terminal eksekutif Pelabuhan Merak, Banten. (dok. ASDP)

Di sisi lain, Rio juga menyebutkan bakal memprioritaskan lintasan Merak-Bakauheni untuk pejalan kaki, kendaraan penumpang termasuk mobil pribadi dan bus golongan IVA, IVB, VA, dan VIA. Adapun sebanyak 3,12 juta orang diperkirakan bakal menyeberang melalui Pelabuhan Merak menuju Bakauheni.

"Perlintasan utama kita tentu saja Merak—Bakauheni dan Ketapang—Gilimanuk. Beberapa peningkatan atau penambahan fasilitas yang kita siapkan untuk mengantisipasi lonjakan daripada arus mudik tahun ini,” ujar Rio.

Sementara untuk kendaraan roda dua difokuskan di Pelabuhan Ciwandan bersama dengan golongan VB dan VIB (khsus truk 2 sumbu). Kemudian untuk golongan VIB tiga sumbu, golongan VII, VIII, dan IX, akan dilayani di Pelabuhan BBJ Bojonegara untuk menuju Bakauheni.

3. Proyeksi puncak arus mudik

Penumpang Kapal Feri Diprediksi Naik 9,4 Persen di Mudik Lebaran 2026
Penampakan kapal Ferry melayani lintasan penyeberangan Pelabuhan Merak-Bakauheni. (Dok. ASDP).

Untuk pegerakan arus mudik, ASDP memprediksi bakal terjadi pada 17 dan 18 Maret 2026. Sementara untuk arus balik, ASDP memproyeksikan bakal terjadi pada 26-28 Maret 2026.

Pemerintah sebelumnya memprediksi jumlah pemudik pada Lebaran 2026 bakal menembus 155 juta orang. Berdasarkan hasil survei pemerintah, jumlah pemudik Lebaran diperkirakan 143,9 juta orang, namun dalam praktiknya, jumlah pergerakan masyarakat biasanya naik 10 persen dari hasil survei.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More