Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

QRIS Tembus China, WNI dan Turis Kini Bisa Bayar Cukup Pakai HP

QRIS Tembus China, WNI dan Turis Kini Bisa Bayar Cukup Pakai HP
Bank Indonesia resmi meluncurkan konektivitas Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dengan standar kode QR milik China mulai hari ini. (IDN Times/Triyan).
Intinya Sih
  • Bank Indonesia resmi meluncurkan konektivitas QRIS dengan sistem pembayaran China, memperkuat kerja sama digital lintas negara dan memudahkan transaksi antara masyarakat Indonesia dan Tiongkok.
  • Dengan integrasi ini, wisatawan serta pelaku usaha dari kedua negara bisa bertransaksi tanpa uang tunai cukup lewat ponsel menggunakan mata uang lokal masing-masing.
  • Konektivitas QRIS kini mencakup enam negara termasuk China, diharapkan mendorong peningkatan transaksi LCT senilai miliaran dolar serta memperluas kolaborasi keuangan digital regional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan konektivitas Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dengan standar kode QR milik China mulai hari ini.

Peluncuran ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem pembayaran digital lintas negara antara Indonesia dan China.

1. QR Indonesia-China sudah resmi saling terhubung

QRIS Tembus China, WNI dan Turis Kini Bisa Bayar Cukup Pakai HP
Bank Indonesia resmi meluncurkan konektivitas Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dengan standar kode QR milik China mulai hari ini. (IDN Times/Triyan).

Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan, apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan konektivitas tersebut, termasuk asosiasi industri dan mitra internasional.

“Terima kasih atas kerja keras seluruh pihak. Kini QR Indonesia dan QR China sudah saling terhubung. Ini akan memudahkan masyarakat kedua negara dalam bertransaksi,” ujarnya dalam acara peluncuran di Gedung BI, Kamis (30/4/2026).

2. Wisatawan dan pelaku usaha tidak perlu lagi gunakan uang tunai

QRIS Tembus China, WNI dan Turis Kini Bisa Bayar Cukup Pakai HP
ilustrasi dolar (pexels.com/Pixabay)

Dengan implementasi ini, wisatawan maupun pelaku usaha dari kedua negara tidak lagi perlu menggunakan uang tunai saat bertransaksi. Cukup menggunakan ponsel, pembayaran dapat dilakukan secara langsung menggunakan mata uang lokal masing-masing negara.

"Do not use your cash just use your cellphone and then you can buy anything," ujarnya.

QRIS lintas negara dengan China kini dapat digunakan untuk transaksi inbound maupun outbound.

Transaksi inbound QRIS merupakan pembayaran yang dilakukan oleh wisatawan atau pengguna dari luar negeri di Indonesia. Misalnya, turis asal China dapat bertransaksi di merchant Indonesia dengan memindai QRIS melalui aplikasi seperti Alipay atau UnionPay.

Sementara itu, transaksi outbound QRIS adalah pembayaran yang dilakukan oleh warga Indonesia di luar negeri dengan memindai kode QR di negara tujuan.

3. QRIS sudah terhubung ke 6 negara

QRIS Tembus China, WNI dan Turis Kini Bisa Bayar Cukup Pakai HP
Ilustrasi QRIS (bi.go.id)

Perry menambahkan, konektivitas ini diharapkan dapat mendorong peningkatan transaksi Local Currency Transaction (LCT) antara Indonesia dan China, yang saat ini tercatat mencapai sekitar 18 miliar dolar AS.

Per April 2026, layanan QRIS antarnegara (cross-border) telah beroperasi di sejumlah negara, yakni Thailand (sejak Agustus 2022), Malaysia (Mei 2023), Singapura (November 2023), Jepang (Agustus 2025), serta Korea Selatan (April 2026), dan kini diperluas ke China.

Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Republik Rakyat China (RRC) untuk Indonesia, Wang Lutong, menilai berbagai reformasi dan pengembangan sistem pembayaran di Indonesia di bawah kepemimpinan Gubernur BI merupakan langkah progresif dalam menghadapi transformasi sektor keuangan global.

“Kita hidup di dunia yang berubah sangat cepat, dan sektor perbankan juga tengah bertransisi. Kita perlu beradaptasi dengan inovasi, kecerdasan buatan, dan digitalisasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus memperluas partisipasi dan akseptasi dengan melibatkan lebih banyak bank serta lembaga pembayaran.

“Kami sangat antusias dengan peluang kerja sama ke depan,” katanya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Related Articles

See More