Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sentimen Global Memanas, Rupiah Kembali Terpukul Pagi Ini

Sentimen Global Memanas, Rupiah Kembali Terpukul Pagi Ini
ilustrasi rupiah melemah (IDN TImes/Aditya Pratama)
Intinya Sih
  • Rupiah dibuka melemah ke level Rp17.360 per dolar AS, turun 34 poin atau 0,20 persen dibanding penutupan sebelumnya.
  • Kekhawatiran investor terhadap prospek perdamaian Timur Tengah dan sikap hawkish FOMC menekan nilai tukar rupiah.
  • Analis memproyeksikan rupiah bergerak fluktuatif di kisaran Rp17.300–Rp17.400 per dolar AS dengan kecenderungan melemah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah terpantau kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Kamis (30/4/2026).

Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.02 WIB, mata uang Garuda bergerak ke level Rp17.360 per dolar AS, melemah 34 poin atau 0,20 persen dibandingkan penutupan perdagangan hari sebelumnya.

1. Investor cemas prospek damai Timur Tengah menjauh

Pengamat pasar uang Lukman Leong memperkirakan rupiah akan kembali mengalami tekanan terhadap dolar AS hari ini, disebabkan meningkatnya kekhawatiran investor terkait prospek perdamaian di Timur Tengah.

Ketidakpastian situasi global tersebut membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati dalam menempatkan aset mereka di mata uang negara berkembang seperti rupiah.

"Rupiah diperkirakan kembali melemah terhadap dolar AS oleh kekhawatiran investor seputar prospek perdamaian di Timur Tengah," paparnya.

2. Efek FOMC hawkish dan ancaman blokade Trump

Pelemahan rupiah juga dipicu oleh kenaikan indeks dolar AS sebagai respons atas hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang secara umum menunjukkan sikap hawkish. Hawkish adalah istilah untuk menggambarkan kebijakan bank sentral yang cenderung ketat, seperti sinyal kenaikan suku bunga, guna menekan inflasi.

Di sisi lain, harga minyak mentah dunia terpantau kembali melonjak setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan akan terus memblokade Selat Hormuz. Jalur distribusi energi yang sangat krusial tersebut akan tetap ditutup hingga tercapainya kesepakatan nuklir yang baru.

"Kenaikan indeks dolar AS merespon hasil FOMC yang secara umum hawkish, dan harga minyak dunia yang kembali naik setelah Trump mengatakan akan terus memblokade Hormuz hingga ada kesepakatan nuklir," tuturnya.

3. Proyeksi kurs rupiah hari ini

Berdasarkan situasi pasar yang berkembang, Lukman memproyeksikan nilai tukar rupiah akan bergerak dalam rentang Rp17.300 hingga Rp17.400 per dolar AS.

Sementara itu, pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi memproyeksikan mata uang rupiah masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan ditutup melemah di rentang Rp17.320 hingga Rp17.380 per dolar AS.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Related Articles

See More