Potret penumpang Kereta Cepat Whoosh di ruang tunggu keberangkatan Stasiun Halim. (dok. Whoosh)
Pada Angkutan Lebaran 2025, puncak penumpang harian tercatat berada di kisaran 23 ribu penumpang per hari, sementara pada 2026 jumlah penumpang harian diprediksi dapat mendekati 25 ribu penumpang per hari.
Adapun puncak pergerakan penumpang diperkirakan terjadi pada dua periode utama. Peningkatan volume penumpang diperkirakan mulai terlihat sejak 17 Maret 2026 dan terus meningkat hingga mendekati Lebaran, dengan puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-1 Lebaran pada 20 Maret 2026.
Sementara itu, lonjakan penumpang juga diperkirakan terjadi kembali pada hari kedua Lebaran, yakni 22 Maret 2026.
Jika melihat pola pembelian pada periode Lebaran di tahun-tahun sebelumnya, peningkatan penjualan tiket biasanya mulai terjadi mendekati hari keberangkatan.
Hal itu tidak terlepas dari karakteristik perjalanan Whoosh yang relatif singkat, yakni sekitar 30 menit, sehingga banyak masyarakat yang memilih untuk tetap melaksanakan Salat Idulfitri di kota asal terlebih dahulu, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan Whoosh untuk berwisata maupun bersilaturahmi setelah merayakan Lebaran di kota asal.
Pada periode tersebut, jumlah penumpang harian diprediksi dapat mendekati 25 ribu penumpang per hari.
“Dengan waktu tempuh yang singkat serta konektivitas yang semakin baik, Whoosh menjadi salah satu pilihan transportasi bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan antarkota dengan cepat dan nyaman selama periode Lebaran,” kata General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa dikutip dari keterangan resmi, Minggu (15/3/2026).