Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Dolar Rebound, Rupiah Tertekan Data Manufaktur AS

Dolar Rebound, Rupiah Tertekan Data Manufaktur AS
ilustrasi rupiah melemah (IDN TImes/Aditya Pratama)
Intinya Sih
  • Rupiah melemah 25 poin atau 0,14 persen ke Rp18.022 per dolar AS pada Selasa pagi, berdasarkan data Bloomberg pukul 09.22 WIB.
  • Tekanan rupiah dipicu rebound dolar AS setelah data manufaktur Amerika Serikat lebih kuat daripada ekspektasi pasar; rupiah diperkirakan bergerak konsolidatif dengan pelemahan terbatas.
  • Investor memilih wait and see menjelang rilis data ekonomi domestik dan global pekan ini. Rupiah diproyeksikan bergerak di rentang Rp17.950-Rp18.050 per dolar AS.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah tercatat mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam mengawali perdagangan Selasa (4/8/2026) pagi.

Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.22 WIB, mata uang Garuda terpantau melemah sebesar 25 poin atau 0,14 persen ke level Rp18.022 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya.

1. Rebound dolar AS akibat data manufaktur yang kuat

Pengamat pasar uang Lukman Leong menyatakan rupiah diperkirakan bergerak konsolidasi atau bergerak stabil dalam rentang sempit dengan potensi melemah terbatas terhadap dolar AS.

Menurutnya, tekanan terhadap rupiah dipicu oleh penguatan kembali atau rebound pada mata uang dolar AS, setelah rilis data sektor manufaktur atau industri pengolahan di AS tercatat lebih kuat dari ekspektasi pasar sebelumnya.

"Rupiah diperkirakan berkonsolidasi dengan potensi melemah terbatas oleh rebound pada dolar AS oleh data manufaktur AS yg lebih kuat dari ekspektasi," katanya.

2. Investor ambil sikap wait and see menanti data ekonomi lainnya

Lebih lanjut, Lukman menyebutkan para pelaku pasar atau investor saat ini cenderung memilih untuk bersikap wait and see alias memantau situasi terlebih dahulu secara berhati-hati.

Langkah tersebut diambil karena pasar tengah menantikan perilisan beberapa data ekonomi penting berukuran besar, baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri sepanjang pekan ini.

"Investor cenderung wait and see menantikan beberapa data ekonomi besar baik dari dalam maupun luar yg akan dirilis pekan ini," paparnya.

3. Proyeksi pergerakan kurs rupiah hari ini

Mengenai perkiraan nilai tukar sepanjang perdagangan hari ini, Lukman memproyeksikan pergerakan mata uang rupiah akan berada pada rentang harian di kisaran Rp17.950 hingga Rp18.050 per dolar AS.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More