Pertamina Temukan Sumur Baru, Potensi Aliran Minyak 3.442 BOPD

- Sumur baru di Adera Field memiliki potensi aliran minyak 3.442 BOPD
- Pengujian kemampuan produksi sumur dilakukan dengan durasi dua jam pada 30 Desember 2025
- Penemuan sumur baru mendukung target lifting 1 juta barel minyak per hari pemerintah
Jakarta, IDN Times - PT Pertamina EP (PEP) Adera Field menemukan sumur minyak baru dengan potensi hingga 3.442 barel minyak per hari (BOPD).
Adera Field sendiri merupakan wilayah kerja (WK) eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi (migas) yang lokasinya di sekitar Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir), Sumatra Selatan (Sumsel).
1. Kemampuan produksi sumur baru sudah diuji

Berdasarkan pengujian dengan durasi dua jam pada 30 Desember 2025 pukul 14.30–16.30 WIB, sumur ABB-143 (U1) menunjukkan kemampuan produksi sebesar 3.442 BOPD. Pengujian berdurasi dua jam itu dinilai lebih merepresentasikan kondisi aliran yang stabil.
Pengujian aliran awal tersebut dilakukan untuk mengetahui kemampuan maksimum (deliverability) sumur mengalirkan minyak secara alami tanpa bantuan alat.
Menurut PEP, hasil uji tersebut bukan angka produksi harian jangka panjang, tetapi menjadi dasar awal untuk menilai kinerja sumur dan karakteristik lapisan batuan penyimpanan minyak (reservoir).
2. Masih perlu melalui tahap pembersihan sumur

Setelah tahap pembersihan sumur (clean up) selesai, PEP Adera Field melanjutkan dengan uji multi laju alir (multi rate test). Pengujian itu dilakukan untuk mengetahui laju produksi yang ideal, perbandingan gas terhadap minyak (gas-oil ratio atau GOR), serta kandungan air dalam minyak (watercut).
General Manager Pertamina EP Zona 4, Djudjuwanto mengatakan hasil pengujian itu menjadi dasar pengelolaan reservoir yang baik (good reservoir management) untuk menjaga keberlanjutan (sustainability) produksi serta memperoleh perolehan minyak (recovery) yang optimal.
“Sumur ABB-143 (U1) diharapkan dapat memberikan tambahan produksi harian sekitar 458 barel minyak per hari pada kondisi operasi tertentu, dengan estimasi total potensi perolehan minyak atau Estimated Ultimate Recovery (EUR) sekitar 750 ribu barel minyak berdasarkan perbandingan dengan sumur referensi,” ujar Djudjuwanto dikutip Rabu, (7/1/2025).
Sumur referensi adalah sumur yang lebih dulu berproduksi di area dan lapisan batuan yang sama. Sumur itui menjadi acuan untuk memperkirakan potensi produksi minyak dari sebuah sumur yang baru saja ditemukan.
3. Buat kejar target lifting 1 juta barel minyak per hari

Djudjuwanto menyampaikan, penemuan sumur baru itu menjadi suntikan bagi PEP Adera Field dalam meningkatkan produksi migas di tahun 2026.
Penemuan itu juga mendorong pewujudan target lifting 1 juta barel per hari yang ditetapkan pemerintah.
"Inovasi teknologi dan penerapan pendekatan-pendekatan baru mendorong kinerja PEP dalam mewujudkan ketahanan energi nasional," ucap Djudjuwanto.



















