Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

PHE OSES Mulai Chemical Enhanced Oil Recovery Offshore Pertama di RI

PHE OSES Mulai Chemical Enhanced Oil Recovery Offshore Pertama di RI
Peresmian simbolis injeksi perdana Chemical Enhance Oil Recovery (CEOR) berbasis polimer di Lapangan Rama PHE OSES (Dok PHE OSES)
Intinya Sih
  • PHE OSES resmi memulai implementasi Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) berbasis polimer di Lapangan Offshore Rama, menjadi proyek CEOR lepas pantai pertama di Indonesia.
  • Proyek ini melalui kajian teknis, operasional, dan keekonomian menyeluruh untuk memastikan keamanan serta efektivitas teknologi polymer flooding dalam meningkatkan produksi minyak dari lapangan yang sudah mature.
  • PHE OSES menargetkan manfaat penuh CEOR tercapai pada 2030, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional dan membuka peluang penerapan teknologi serupa di lapangan migas offshore lainnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times – PT Pertamina Hulu Energi OSES (PHE OSES) memulai implementasi Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) di Lapangan Offshore Rama, Wilayah Kerja Southeast Sumatra (WK SES).

Implementasi dilakukan dalam seremoni injeksi pertama polimer di Ruang Serbaguna RDTX Square, Jakarta pada Rabu (8/7/2026). Acara tersebut dihadiri Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, Komisaris PT Pertamina (Persero) Raden Adjeng Sondaryani, Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri, Wakil Direktur Utama PT Pertamina Oki Muraza.

Selain itu, Komisaris Pertamina Hulu Energi Nanang Untung dan Nepos MT Pakpahan Direktur Utama Pertamina Hulu Energi Sunaryanto, Direktur Pengembangan dan Produksi Pertamina Hulu Energi Rachmat Hidajat, General Manager PHE OSES Antonius Dwi Arinto, serta Direktur Utama PT Elnusa Litta Indriya Ariesca.

1. Telah melalui kajian dan evaluasi

20251110_144122.jpg
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri. (IDN Times/Trio Hamdani)

Proyek ini sebelum diimplementasikan telah melalui rangkaian kajian dan evaluasi komprehensif, mencakup studi subsurface, analisis laboratorium, desain engineering dan operasional offshore, serta kajian keekonomian dan manajemen risiko. CEOR berbasis polimer juga telah melalui proses assessment dan review yang melibatkan para ahli EOR di lingkungan SKK Migas dan Pertamina untuk memastikan kesiapan implementasi dari aspek teknis, operasional, maupun keselamatan.

CEOR di Lapangan Rama tidak hanya inovasi yang berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperoleh data operasional, pembelajaran teknis, serta validasi kinerja teknologi sebagai landasan pengembangan implementasi CEOR secara full field pada masa mendatang.

Dalam pelaksanaannya, teknologi polymer flooding diterapkan dengan menginjeksikan larutan polimer ke dalam reservoir untuk meningkatkan sweep efficiency, sehingga minyak yang sebelumnya sulit diproduksikan dapat terdorong menuju sumur produksi secara lebih optimal. Metode ini merupakan salah satu teknologi EOR untuk meningkatkan recovery factor tahap lanjut pada lapangan-lapangan minyak yang telah memasuki fase mature.

"Lapangan mature bukan aset yang selesai, namun membutuhkan inovasi dan pendekatan baru. Hari ini, melalui Chemical Enhanced Oil Eecovery (CEOR), kita sedang memberikan 'terapi' baru bagi reservoir kita, memperpanjang usia produktifnya, dan membuktikan bahwa aset-aset puluhan tahun masih mampu berkontribusi besar bagi ketahanan energi nasional," kata Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri dalam keterangannya, Kamis (9/7/2026).

2. Injeksi polimer simbol transformasi cara berpikir

20250731_132134.jpg
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (31/7/2025). (IDN Times/Trio Hamdani)

Injeksi polimer di Lapangan Rama ini merupakan simbol transformasi cara berpikir. Ketahanan energi nasional tidak hanya dibangun dengan menemukan cadangan baru, namun dengan memaksimalkan setiap aset, melalui penerapan inovasi dan teknologi.

“Pada akhirnya, teknologi bukanlah tujuan. Teknologi adalah cara kita menjaga amanah bangsa. Amanah untuk memastikan energi tetap tersedia. Amanah untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Amanah untuk memastikan Pertamina terus memainkan perannya sebagai Soko Guru Energi Indonesia,” ujar Simon.

“Injeksi perdana polimer yang dilakukan PHE OSES di Lapangan Rama ini merupakan inovasi CEOR offshore pertama di Indonesia. Momen ini menandai tonggak penting dalam penerapan teknologi EOR untuk mengoptimalkan produksi minyak dari lapangan migas lepas pantai yang telah memasuki fase mature. Kami berharap CEOR mampu memberikan hasil recovery factor yang baik, dan berdampak pada meningkatnya lifting minyak nasional,” kata Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto.

3. Manfaat penuh ditargetkan dapat direalisasikan pada 2030

WhatsApp Image 2026-07-09 at 12.34.44 (1).jpeg
Lapangan Rama, lokasi proyek injeksi polimer Chemical Enhance Oil Recovery (CEOR) lepas pantai pertama di Indonesia, yang dikelola PHE OSES (Dok PHE OSES)

PHE OSES menargetkan manfaat penuh dari proyek ini dapat direalisasikan hingga 2030. Keberhasilan implementasi CEOR ini diharapkan menjadi referensi penting bagi pengembangan teknologi EOR dan membuka peluang penerapan teknologi chemical EOR di lapangan-lapangan lepas pantai lainnya di Indonesia, sehingga mendukung peningkatan produksi migas nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Bagi Pertamina Group, implementasi CEOR ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi teknologi yang andal, selamat, berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan energi nasional.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati

Related Articles

See More