Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Prabowo Minta Menteri-Menteri Tak Diskriminasi PDIP soal Tender Proyek
Rapat paripurna Presiden Prabowo di DPR RI. (Youtube.com/DPR RI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mengatakan, dirinya kerap menerima pertanyaan dari para menteri tentang proyek dan tender pengusaha yang disebut memiliki keterkaitan dengan PDI Perjuangan (PDIP). Dia mengatakan, para menteri meminta arahan tentang hal tersebut.

Hal itu Prabowo sampaikan pada Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna ke-19 masa persidangan V Tahun sidang 2025-2026.

"Saya selalu mengatakan, menteri-menteri minta petunjuk, 'Pa, ini bagaimana Pak? Ada proyek, ada tender, tapi ini di belakangnya PDIP,' katanya. Bener? Ayo menteri-menteri bener kan?" kata Prabowo dalam pidatonya di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Namun, dia menegaskan, pemerintah tidak boleh melihat latar belakang politik dalam proses tender dan proyek. Menurut dia, pihak yang memenangkan tender secara benar tetap harus diberikan haknya tanpa mempertimbangkan afiliasi politik di belakangnya.

"Apa jawaban saya? Tidak ada masalah, kalau dia menang, dia menang aja, jangan kita lihat latar belakangnya. Bener? Saudara-saudara, tenang aja!" ujar Prabowo.

Prabowo kemudian mengungkapkan pengalamannya saat belum memiliki kekuasaan politik. Dia mengatakan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat menjabat sebagai Presiden pernah membantunya di bidang ekonomi.

Dia mengatakan, Megawati sempat melakukan intervensi agar proyek yang dimenangkan Prabowo melalui tender tetap dilanjutkan dan tidak diganggu. Karena pengalaman tersebut, Prabowo mengatakan dirinya kini menerapkan prinsip yang sama sebagai Presiden.

"Saya sekarang mengikuti contoh beliau. Saya sekarang Presiden tidak boleh kita lihat latar belakang politik. Kalau dia bener, dia menang dengan bener harus kita berikan," kata Prabowo.

Editorial Team