- Supervisor bidang engineering di PT Citra San Makmur (1991)
- PT Satelindo atau sekarang dikenal dengan Indosat (1994)
- Radio Network Design Engineer di PT Excelcom, sekarang PT XL Axiata (1996)
- Manager Network Design & Engineering PT XL Axiata (1997)
- Vice President Network PT XL Axiata (2005)
- Network Services Director PT XL Axiata (2007-2011)
- Director/Chief Digital Services Officer PT XL Axiata (2011-2014)
- Group Chief of Marketing and Operation Officer PT XL Axiata (2014)
- Wakil Presiden Direktur PT XL Axiata (2014-2015)
- Presiden Direktur & CEO PT XL Axiata (2015-2025)
- Direktur Utama PT Telkom Indonesia Tbk (27 Mei 2025 - 30 September 2026)
Profil Dian Siswarini yang Akhiri Tugas sebagai Dirut Telkom

RUPSLB Telkom mencopot Dian Siswarini dari jabatan Direktur Utama setelah 1 tahun 4 bulan; posisinya digantikan Nanang Hendarno, sebelumnya Direktur Network.
Dian, lulusan Teknik Elektro ITB, dikenal sebagai CEO perempuan pertama telekomunikasi Indonesia dan perempuan pertama yang memimpin Telkom sejak perusahaan berdiri.
Berpengalaman lebih dari 30 tahun, Dian meniti karier dari bidang engineering hingga memimpin XL Axiata sebagai Presiden Direktur dan CEO pada 2015–2025.
Jakarta, IDN Times – Rapat Umum Pemagang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) memutuskan mengganti Dian Siswarini dari jabatannya sebagai Direktur Utama (dirut). Posisinya digantikan oleh Nanang Hendarno yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Network.
Dian sendiri baru menjabat sebagai bos Telkom Indonesia selama 1 tahun 4 bulan. Dia diangkat menjadi Dirut BUMN telekomunikasi tersebut dalam RUPSLB perseroan pada 27 Mei 2025, menggantikan Ririek Adriansyah.
Nama Dian Siswarini sudah lama dikenal sebagai salah satu pemimpin perempuan paling berpengaruh di industri telekomunikasi Indonesia. Sebelum memimpin Telkom, ia sukses memimpin XL Axiata sebagai Presiden Direktur dan CEO selama hampir satu dekade, serta berperan dalam berbagai inisiatif transformasi digital dan pengembangan layanan telekomunikasi nasional.
Namun dalam RUPSLB perseroan hari ini, Rabu (30/9/2026), Dian dicopot dari jabatannya sebagai orang nomor satu di PT Telkom Indonesia. Berikut profil dan perjalanan kariernya.
Table of Content
1. CEO perempuan pertama di bidang telekomunikasi Indonesia
Dian Siswarini saat menjabat dirut Telkom dan menghadiri Sidang Terbuka Senat Wisuda Telkom University Periode II Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Telkom University Convention Hall, Bandung, Sabtu (25/4). (dok Telkom) Dian Siswarini merupakan CEO perempuan pertama di bidang telekomunikasi Indonesia. Perempuan kelahiran Majalengka 5 Mei 1968 ini tumbuh di lingkungan keluarga yang memiliki kecintaan terhadap dunia teknik. Ayahnya merupakan seorang dosen teknik lingkungan dan ibunya seorang konsultan teknik bangunan.
Kecintaan kedua orang tuanya terhadap teknik, rupanya menurun ke Dian. Inilah yang akhirnya mengantarkannya terjun ke industri telekomunikasi dan menjadi salah satu sosok yang cukup berpengaruh di industri tersebut.
Perempuan berkacamata ini merupakan lulusan Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1991. Berbekal latar belakang pendidikan tersebut dan pengalaman lebih dari tiga dekade di industri telekomunikasi, Dian dikenal sebagai sosok yang tumbuh dari sisi teknis hingga akhirnya menduduki posisi puncak perusahaan.
2. Aktif mengikuti berbagai program eksekutif

Dian Siswarini saat menjabat Dirut Telkom. Dian memberikan sambutan pada acara kunjungan ke Telkom Regional III di wilayah Surabaya, pada Senin (16/6). (Dok. Telkom) Melansir website resmi XL Axiata, Dian Siswarini menjabat Presiden Direktur sekaligus CEO PT XL Axiata sejak 2015 sampai akhirnya mengundurkan diri pada 3 Desember 2024.
Ia juga diketahui aktif mengikuti berbagai program eksekutif. Kemudian, pada 2013, ia akhirnya mengambil executive program di Harvard Advance Management Program, Harvard Business School, Amerika Serikat. Berkat kesuksesannya dalam memimpin perusahaan, ia bahkan pernah masuk ke dalam Forbes Asia’s Power Businesswomen 2019.
Dian menggantikan Ririek Adriansyah yang telah menjabat sebagai Dirut Telkom sejak 24 Mei 2019. Di bawah kepemimpinannya, publik dan pelaku industri menaruh harapan besar agar Telkom mampu memperkuat posisinya sebagai tulang punggung ekosistem digital Indonesia.
Penunjukan Dian pada Mei tahun lalu juga mencatat sejarah tersendiri sebagai perempuan pertama yang menduduki jabatan Direktur Utama Telkom sejak perusahaan tersebut berdiri. Momen tersebut menciptakan sumber pertumbuhan baru di tengah perubahan lanskap teknologi yang berlangsung cepat.
3. Memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di industri telekomunikasi

Dian Siswarini dalam Sesi "Investing in Women and Diverse Entrepreneurs to Boost The Post-Pandemic Recovery" IMGS 2022 pada Jumat (30/9/2022). (IDN Times/Tata Firza & Reynaldy) Dikutip dari akun LinkedIn miliknya, Dian bukanlah sosok baru dalam bidang telekomunikasi. Ia telah terjun ke industri tersebut lebih dari 30 tahun lamanya. Perjalanan kariernya di mulai, kala ia menjadi Supervisor bidang engineering di PT. Citra San Makmur (CSM). Berikut daftar perjalanan kariernya.
4. Pernah memanjat menara setinggi 50 meter

instagram.com/dian.siswarini Ketika mengawali karier di PT XL Axiata, latar belakang pendidikannya sebagai sarjana teknik membuatnya lebih banyak ditugaskan di lapangan. Terlebih lagi, posisinya sebagai Radio Network Design Engineer tak jarang mengharuskannya memanjat sebuah menara Base Transceiver Station (BTS) setinggi 50 meter untuk menentukan dan membetulkan posisi network.
Penentuan posisi network berguna untuk menentukan lokasi mana saja di suatu daerah yang cocok dibangun tower atau menara.
5. Dian Siswarini pernah menjadi pembicara di Indonesia Summit 2026 by IDN Times
Dian Siswarini menjadi salah satu pembicara dalam sesi "BUILDING DIGITAL FINANCE INFRASTRUCTURE FOR THE NEXT ECONOMY" di Indonesia Summit 2026 yang digelar pada Rabu, 17 Juni 2026 di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Indonesia Summit (IS) 2026 merupakan sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Millennial dan Gen Z di Tanah Air.
Dengan tema “The Next Us: Indonesia’s Leap in the Algorithmic Age,” konferensi ini bukan hanya membahas wacana teknologi abstrak, melainkan juga mengkaji dampak nyata kecerdasan buatan (AI) terhadap kerangka kelembagaan nasional. Dengan mempertemukan para arsitek kebijakan, penggerak ekonomi, dan konsumen inovasi, IS 2026 bertujuan untuk memahami bagaimana Indonesia dapat melompati tahapan-tahapan pembangunan dengan mengintegrasikan AI secara strategis ke dalam sektor publik dan swasta.
Kalau kamu tertarik untuk mendengar secara langsung insight dari para narasumber inspiratif di Indonesia Summit 2026, jangan lupa daftarkan diri kamu di bit.ly/IS_26. Siapa pun kamu, yuk, ikutan konferensinya!










![[QUIZ] Dari Bisnis Upin & Ipin, Mana yang Paling Cocok Untukmu?](https://image.idntimes.com/post/20250525/untitled-design-12-562983c5178e50a291d5512aeeae6236.jpg)
![[QUIZ] Mail vs Tuan Krab, Mana Gaya Pebisnis yang Cocok dengan Kepribadianmu?](https://image.idntimes.com/post/20250802/krab33_0397588c-643d-4f3f-9a0f-b058af64ff91.jpeg)








