Jakarta, IDN Times - Memperingati dua tahun masa pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, PT TIMAH Tbk (TINS) mencatatkan lompatan kinerja keuangan yang tumbuh secara eksponensial. Pencapaian itu ditandai dengan lonjakan laba bersih perusahaan sebesar 584% pada periode sembilan bulan yang berakir 30 September 2026 dengan mencatatkan laba bersih kumulatif sebesar Rp4,12 triliun.
Kinerja Menguat, PT TIMAH Percepat Transformasi dan Pengembangan Bisnis
PT TIMAH membukukan laba bersih Rp4,12 triliun hingga 30 September 2026, melonjak 584 persen secara tahunan, didorong pendapatan Rp16,15 triliun dan efisiensi biaya.
Produksi bijih timah naik 55 persen menjadi 18.883 ton Sn, sementara penjualan logam tumbuh 72 persen menjadi 16.304 ton, terutama untuk pasar ekspor.
Di tengah peningkatan operasi, PT TIMAH mempertahankan Zero Fatality dan Zero Process Safety Event, serta berkomitmen memperkuat keselamatan, tata kelola ramah lingkungan, dan sinergi pemangku kepentingan.
“Capaian ini mencerminkan penguatan kinerja keuangan dan operasional sekaligus bentuk konkret atas efektivitas dari dukungan pemerintah melalui kebijakan, pengawasan, serta penegakan aturan. Begitu pula dengan sinergi di dalam ekosistem BUMN Holding Industri Pertambangan, MIND ID, serta dedikasi seluruh pihak di PT Timah dan masyarakat di wilayah operasi kami,” ujar Direktur Utama PT TIMAH Tbk, Restu Widiyantoro.
1. Pertumbuhan finansial melonjak
Direktur Utama PT Timah Tbk, Restu Widiyantoro. Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian yang diumumkan pada 30 Oktober 2026, PT TIMAH Tbk menunjukkan penguatan kinerja keuangan dan operasional Persero melalui sejumlah indikator utama pada periode 9M2026. Pendapatan usaha tercatat sebesar Rp16,15 triliun, meningkat 144% dibandingkan Rp6,61 triliun pada 9M2025. Seiring dengan itu, laba usaha melonjak 594% menjadi Rp5,6 triliun dari sebelumnya Rp807,25 miliar, sementara EBITDA mencapai Rp6,18 triliun atau meningkat 323% secara tahunan (YoY) dibandingkan Rp1,46 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan tersebut bermuara pada laba bersih kumulatif sebesar Rp4,12 triliun, naik 584% dibandingkan Rp602,42 miliar pada 9M2025. Di sisi lain, Perseroan berhasil menjaga efisiensi biaya dengan menekan beban pokok pendapatan hingga 16% di bawah target RKAPP. Kondisi keuangan yang sehat juga tecermin dari posisi saldo kas akhir periode yang mencapai Rp4,25 triliun, meningkat signifikan dari Rp1,34 triliun pada 9M2025.
2. Peningkatan produksi dan lonjakan ekspor

Ilustrasi Ekspor (Dok. IDN Times) Kinerja keuangan yang solid ditopang penguatan kinerja hulu dan hilir. Produksi bijih timah kumulatif mencapai 18.883 ton Sn (97% dari target RKAPP dan meningkat 55% dibandingkan 12.190 ton Sn pada 9M2025), sementara produksi logam timah tumbuh 49% YoY dari 10.855 metrik ton Sn pada 9M2025 menjadi 16,190 metrik ton Sn. Pada akhir tahun 2026, Perseroan menargetkan volume produksi yang lebih tinggi dibandingkan pencapaian volume produksi di tahun 2025.
Di sektor komersial, volume penjualan logam timah melonjak 72% YoY dari 9.469 metrik ton pada 9M2025 menjadi 16,304 metrik ton yang didominasi oleh pasar ekspor. Penguatan harga jual rata-rata (average selling price) logam timah yang mencapai USD51.011 per metrik ton (11% di atas target RKAPP dan 52% lebih tinggi dibanding periode sebelumnya sebesar USD33.596 per metrik ton) turut memberikan dampak positif pada margin perusahaan.
3. Keselamatan kerja dan sinergi ekosistem BUMN

ilustrasi K3 (freepik.com/freepik) Di tengah peningkatan volume operasional, PT TIMAH terus menempatkan keselamatan kerja sebagai prioritas utama dengan mempertahankan rekor Zero Fatality dan Zero Process Safety Event sepanjang tahun 2026.
Restu mewakili manajemen PT TIMAH Tbk menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia, Danantara, MIND ID, pemerintah daerah Provinsi Bangka Belitung, serta seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat atas dukungan yang terus diberikan.
Memasuki triwulan terakhir tahun 2026, PT TIMAH berkomitmen untuk terus menjaga disiplin keselamatan kerja, mengoptimalkan tata kelola pertambangan yang ramah lingkungan, serta memperkuat kontribusi nyata bagi perekonomian nasional dan daerah, serta seluruh masyarakat. PT TIMAH siap terus bergerak memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi bangsa. (WEB)



















