Luke Mahony, WN Australia yang Pimpin BUMN Ekspor Danantara Sumberdaya

- Luke Thomas Mahony, warga negara Australia, resmi ditunjuk sebagai Direktur PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), eksportir tunggal komoditas SDA strategis yang akan berstatus BUMN.
- Sebelumnya, Luke pernah menjabat sebagai Direktur dan Chief Strategy and Technical Officer di PT Vale Indonesia Tbk serta memiliki pengalaman panjang di Vale Base Metals.
- Luke bergabung dengan Danantara pada September 2025 sebagai SEVP Business Performance & Optimization sebelum akhirnya dipercaya memimpin DSI bersama komisaris Harold Jonathan Dharma Tjiptadjaja.
Jakarta, IDN Times - Luke Thomas Mahony, seorang Warga Negara (WN) Australia ditunjuk menjadi Direktur PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). DSI adalah badan yang ditunjuk sebagai eksportir tunggal komoditas sumber daya alam (SDA) strategis.
Saat ini, DSI masih berstatus sebagai perusahaan swasta nasional, tapi akan diubah menjadi badan usaha milik negara (BUMN).
1. Pernah jadi Direktur Vale Indonesia

Luke punya sepak terjang karier sebagai Direktur dan Chief Strategy and Technical Officer PT Vale Indonesia Tbk (INCO).
Dia juga pernah menjabat sebagai Director Technical Vale Base Metals, dan Chief Technical Officer Vale Base Metals.
2. Mengundurkan diri dari Vale

Luke hanya menjadi Direktur Vale Indonesia selama 1 tahun 5 bulan. Dia mengundurkan diri dari perusahaan tersebut, yang pengundurannya diresmikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Vale Indonesia pada 23 September 2025 lalu.
Dalam RUPSLB itu, pemegang saham menunjuk Slamet Sugiharto sebagai pengganti Luke.
3. Gabung Danantara tahun lalu

Pada September 2025, Luke mendapatkan amanah sebagai SEVP Business Performance & Optimization Danantara Indonesia. Luke akan bekerja bersama Harold Jonathan Dharma Tjiptadjaja yang merupakan komisaris DSI.
Harold sebelumnya menjabat sebagai Senior Director of Strategic Unit at Danantara Indonesia sejak Mei 2025. Sebelum bergabung Danantara, dia menjabat sebagai Direktur Mandiri Sekuritas sejak Februari 2020.















