Profil Suahasil Nazara, dari Wamenkeu Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Suahasil Nazara dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan pada 14 September 2026, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa setelah sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan.
Lahir di Jakarta pada 23 November 1970, Suahasil meraih Sarjana Ekonomi UI, Master of Science Cornell University, serta PhD University of Illinois Urbana-Champaign.
Suahasil berkarier sebagai akademisi UI dan pejabat kebijakan fiskal, lalu menjadi Wamenkeu sejak era Jokowi pada 2019 sebelum kembali menjabat pada pemerintahan Prabowo.
Jakarta, IDN Times - Suahasil Nazara dilantik menjadi Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/9/2026) sore. Dia yang sebelumnya menjabat posisi wakil menteri keuangan (wamenkeu), resmi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Adapun Purbaya baru menjabat Menkeu setahun lalu atau tepatnya 8 September 2026. Semantara itu, Suahasil menjabat sebagai wamenkeu di Kabinet Merah Putih sejak 21 Oktober 2024.
Suahasil sebelumnya pernah menjabat wamenkeu pada pemerintahan Joko "Jokowi" Widodo. Berikut profil Suhasil Nazara.
Table of Content
1. Latar belakang pendidikan

Suahasil Nazara hadir ke ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin Senin (14/9/2026). (IDN Times/Ilman Nafi'an) Dikutip dari situs resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Suahasil, yang lahir di Jakarta pada 23 November 1970, telah menempuh pendidikan yang panjang di sejumlah bidang. Dia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (UI) pada 1994.
Pendidikannya dilanjutkan dengan meraih gelar Master of Science dari Cornell University, Amerika Serikat pada 1997. Pada 2003, dia berhasil menyelesaikan gelar Doctor of Philosophy (PhD) dari University of Illinois di Urbana-Champaign, Amerika Serikat (AS).
2. Jejak karier Suahasil

Suahasil Nazara saat menjabat wamenkeu dalam acara Ngobrol Seru di IDN Times, Rabu (5/8/2026). (IDN Times/Miko) Karier akademis Suahasil dimulai sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia sejak 1999, dan pada 2009, dia dianugerahi gelar Guru Besar di bidang Ilmu Ekonomi. Di lingkungan akademik, dia pernah menjabat sebagai Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi (2004–2005), Kepala Lembaga Demografi (2005–2008), serta Ketua Departemen Ilmu Ekonomi (2009–2013).
Selain berkarier di dunia akademik, Suahasil juga aktif dalam berbagai peran penting di luar kampus. Dia pernah menjadi anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal (2009–2011), Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah (2009–2015).
Dalam lingkup kebijakan nasional, dia menjabat sebagai Koordinator Kelompok Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, Kantor Wakil Presiden (2010-2015) dan anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional (2013-2014).
Pada 6 Februari 2015, Suahasil diangkat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) di Kementerian Keuangan. Jabatan itu kemudian diresmikan menjadi definitif pada 31 Oktober 2016.
3. Wamenkeu Jokowi lanjut di era Prabowo

Suahasil Nazara. (IDN TImes/Teatrika Handiko Putri) Pada 25 Oktober 2019, Jokowi secara resmi melantik Suahasil sebagai wamenkeu Kabinet Indonesia Maju. Pelantikan tersebut menandai dirinya sebagai bagian dari susunan Kabinet Indonesia Maju periode kedua pemerintahan Jokowi.
Dalam jabatannya itu, Suahasil membantu Menkeu Sri Mulyani dalam melaksanakan berbagai kebijakan fiskal dan ekonomi untuk memajukan perekonomian nasional. Kemudian di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dia kembali dipercaya menjadi wamenkeu. Dia diangkat menjadi wamenkeu pada 21 Oktober 2024 hingga akhirnya, diangkat menjadi Menkeu RI pada 14 September 2026.


















