Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

PT Berdikari Matangkan Proyek HAT untuk Dorong Swasembada Pangan 2026

PT Berdikari Matangkan Proyek HAT untuk Dorong Swasembada Pangan 2026
Dirut PT Berdikari Maryadi Siapkan Fondasi Emas Perunggasan Nasional. (Dok/Istimewa).
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • PT Berdikari mematangkan proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) guna memperkuat kemandirian industri perunggasan dan mendukung target swasembada pangan nasional sesuai Inpres Nomor 2 Tahun 2026.
  • Perusahaan memastikan setiap tahapan proyek HAT berjalan optimal, dari perencanaan hingga implementasi, agar memberi dampak nyata bagi peternak rakyat serta mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
  • Proyek HAT menjadi bagian dari program hilirisasi nasional yang dikawal pemerintah melalui Kementan dan Danantara untuk membangun industri peternakan modern, efisien, serta berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - . PT Berdikari semakin mematangkan pelaksanaan proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT). Langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah mempercepat swasembada pangan nasional melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2026.

Direktur Utama PT Berdikari, Maryadi mengatakan proyek HAT merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun ekosistem peternakan yang terintegrasi.

“Melalui proyek HAT, kami ingin memperkuat kemandirian industri perunggasan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas peternak rakyat melalui ekosistem yang saling terhubung dari hulu hingga hilir,” ujar Maryadi dalam keterangannya, Sabtu (16/5/2026).

1. Setiap tahapan proyek HAT dipastikan berjalan optimal

WhatsApp Image 2026-05-16 at 14.28.32 (1).jpeg
Dirut PT Berdikari Maryadi Siapkan Fondasi Emas Perunggasan Nasional. (Dok/Istimewa).

Di sisi lain, hadirnya Peraturan Menteri Pertanian Nomor 34 Tahun 2025 juga dinilai memberikan arah tata kelola sektor pertanian dan peternakan nasional agar lebih tertib dengan standar usaha yang terukur.

General Manager Corporate Secretary & SR PT Berdikari, AS. Hasbi Al-Islahi menambahkan, perusahaan terus mengawal seluruh tahapan pembangunan proyek agar berjalan optimal dan tepat sasaran.

“PT Berdikari semakin serius memastikan setiap tahapan Proyek HAT berjalan optimal, mulai dari perencanaan, pembangunan, hingga implementasi di lapangan, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi peternak rakyat dan swasembada pangan nasional,” ujar Hasbi.

Melalui ekosistem yang terintegrasi, peternak diharapkan tidak lagi berjalan sendiri dalam menghadapi dinamika pasar. Selain memperkuat swasembada pangan nasional, proyek HAT juga diproyeksikan mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat secara merata.

2. Hilirisasi ayam masuk groundbreaking fase pertama

ilustrasi peternakan ayam (pexels.com/Emma Cate)
ilustrasi peternakan ayam (pexels.com/Emma Cate)

Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani menjelaskan, pelaksanaan program hilirisasi kini berada di bawah mandat Danantara. Fase pertama telah dilaksanakan pada 6 Februari 2024 di 11 titik.

Beberapa proyek yang masuk dalam fase tersebut di antaranya adalah smelter alumina di Kalimantan Barat, bio-avtur di Jawa Tengah, bioetanol dan pengolahan garam industri di Jawa Timur.

"Hingga beberapa pembangunan dari peternakan ayam terintegrasi di berbagai tempat di lokasi di Indonesia," ujarnya dalam kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) hilirisasi tahap kedua di Cilacap, Rabu (29/4/2026).

3. Percepatan HAT bisa dukung pengembangan industri peternakan nasional

Ilustrasi peternakan ayam (unsplash.com/Egor)
Ilustrasi peternakan ayam (unsplash.com/Egor)

PT Berdikari sebagai badan usaha milik negara (BUMN) peternakan yang berperan dalam menjaga stabilitas pangan dan mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi disebut menjadi salah satu proyek prioritas nasional yang dikawal pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan.

Pihaknya menyatakan, percepatan proyek HAT diharapkan dapat mendukung pengembangan industri peternakan nasional yang modern, mandiri, efisien, dan memiliki daya saing global menuju Indonesia Emas 2045.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Related Articles

See More