Purbaya Beri Tenggat 3 Bulan, Siap Kocok Ulang Pejabat Pajak-Bea Cukai

- Purbaya memberi tenggat 3 bulan untuk perbaiki praktik bisnis tanpa bayar PPN
- Konsolidasi internal sudah berjalan di Ditjen Bea dan Cukai serta unit-unit di bawahnya
- Evaluasi menyeluruh dijadwalkan pertengahan tahun, siap kocok ulang jika hasilnya buruk
Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberi waktu sekitar tiga bulan kepada pejabat baru di lingkungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak dan Ditjen Bea dan Cukai untuk membenahi kinerja di unit masing-masing.
Dia menegaskan akan melakukan perombakan ulang jika tidak ada kemajuan yang signifikan. Purbaya mengatakan, evaluasi awal akan dilakukan dalam tiga bulan ke depan untuk melihat progres perbaikan tata kelola dan integritas di dua institusi tersebut.
"Saya kan lihat 3 bulan ke depan seperti apa. Kalau gak ada progress, saya kocok ulang lagi," kata dia di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta dikutip Sabtu (7/2/2026).
Table of Content
1. Singgung praktik bisnis tanpa bayar PPN

Purbaya menyoroti masih adanya praktik bisnis tanpa pembayaran pajak pertambahan nilai (PPN) yang diduga melibatkan negosiasi dengan petugas pajak atau bea cukai di lapangan.
Dia akan mengambil langkah perombakan jika praktik semacam itu masih ditemukan. Menurutnya, rotasi dan perombakan bisa dilakukan hingga tingkat kantor wilayah (kanwil) jika pelanggaran masih terjadi dan terbukti.
"Kalau itu masih ada setelah 3 bulan, masih ada, ya kan saya lihat. Kalau ketahuan saya akan kocok ulang lagi sampai level kanwil," ujarnya.
2. Konsolidasi internal disebut sudah berjalan

Purbaya menyebut perbaikan internal sudah mulai dilakukan di Ditjen Bea dan Cukai serta unit-unit di bawahnya. Dia mengatakan, konsolidasi akan terus berlanjut untuk memperbaiki struktur dan kinerja organisasi.
"Setelah ini mereka juga akan konsolidasi memperbaiki seperti di bawahnya, yang jelas message-nya clear kalau mereka main-main kita akan bereskan," ujarnya.
3. Evaluasi menyeluruh dijadwalkan pertengahan tahun

Purbaya juga menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pajak dan bea cukai pada pertengahan tahun. Dia menegaskan, tidak akan berkompromi dalam evaluasi tersebut dan siap melakukan perombakan jika hasilnya dinilai buruk.
"Di pertengahan tahun saya akan evaluasi semua kinerja pajak dan bea cukai. Saya gak akan pusing-pusing kompromi. Di situ pembuktian. Pokoknya keluar jelek ya sudah saya kocok ulang," kata Purbaya.



















