Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Purbaya Endus Vendor Susupan di Coretax, Bakal Tindak Tegas

Purbaya Endus Vendor Susupan di Coretax, Bakal Tindak Tegas
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Trio Hamdani)
Intinya Sih
  • Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap adanya vendor bermasalah yang diam-diam kembali terlibat dalam pengelolaan sistem Coretax dan berjanji menindak tegas oknum internal Kemenkeu yang terlibat.
  • Desain Coretax dinilai sengaja dibuat rumit sehingga membuka peluang munculnya aplikasi antarmuka tambahan yang dijual ke perusahaan besar untuk memperlancar akses pelaporan pajak.
  • Purbaya memastikan perbaikan total sistem Coretax akan dilakukan tahun depan, sementara fokus saat ini adalah mengamankan sistem agar pelaporan SPT masyarakat tidak terganggu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan adanya kendala teknis pada sistem perpajakan terbaru, Coretax yang kembali dikeluhkan masyarakat karena lambat saat diakses.

Purbaya mensinyalir masalah tersebut muncul akibat adanya praktik curang di internal kementeriannya. Dia menyebut ada vendor yang sebelumnya telah diputus kontrak karena pelayanan yang buruk, namun dimasukkan kembali secara diam-diam untuk mengelola sistem tersebut.

"Tiba-tiba ada laporan lagi bahwa itu muter-muter Coretax-nya, padahal sebelumnya sudah hilang. Rupanya di tempat kita juga ada yang nakal, ada yang kontrak dengan satu vendor yang kita sudah berhentiin karena lelet service-nya, dimasukin lagi diam-diam," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/3/2026).

1. Purbaya bakal tindak tegas oknum internal

Coretax djp
Coretax djp (pajak.go.id)

Purbaya menyatakan saat ini belum ada yang mengaku terkait kembalinya vendor bermasalah tersebut. Dia menegaskan akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengidentifikasi oknum yang memasukkan kembali vendor itu ke dalam sistem Coretax.

Dia berkomitmen untuk memberikan sanksi tegas bagi siapapun pihak-pihak di internal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang terbukti terlibat dalam praktik tersebut.

"Jadi sekarang mereka enggak ngaku lagi siapa yang masukin. Nanti saya akan periksa lagi siapa yang masukin lagi vendor itu, kita akan tindak," tegas Purbaya.

2. Desain Coretax dinilai sengaja dibuat rumit

ilustrasi halaman login Coretax
ilustrasi halaman login Coretax (coretaxdjp.pajak.go.id)

Purbaya menilai desain Coretax sejak awal memang tergolong aneh dan tidak langsung memudahkan masyarakat. Dia menduga sistem tersebut sengaja dibuat rumit guna menciptakan ruang bagi aplikasi antarmuka (interface) tambahan.

Menurutnya, lapisan sistem tersebut kemudian dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk dijual kepada perusahaan-perusahaan besar demi mendapatkan akses pelaporan yang lebih lancar.

"Coretax itu desainnya agak aneh. Harusnya kan ketika baru kan dibuat langsung interface dengan masyarakat biar gampang kan. Rupanya dibuat agak rumit supaya di tengahnya ada aplikasi interface. Ini ada yang jual ke perusahaan-perusahaan besar. Saya baru tahu," ungkapnya.

3. Perbaikan total sistem dilakukan tahun depan

ilustrasi Coretax
ilustrasi Coretax (pajak.go.id)

Purbaya memastikan pembersihan sistem dari lapisan-lapisan yang sengaja diciptakan itu tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat karena proses pelaporan SPT sedang berjalan. Prioritas saat ini adalah mengamankan sistem agar hambatan yang dirasakan masyarakat bisa segera teratasi.

"Nanti ke depan setahun ke depan kita beresin itu. Kita amankan dulu semua Coretax-nya itu yang ada hambatan-hambatan, habis itu saya bersihin yang ini, yang ruang interface yang sengaja diciptakan itu," kata Purbaya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More