Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Purbaya: Jangan Banyak Protes MBG, Ini Pilar Pembangunan Ekonomi!

Purbaya: Jangan Banyak Protes MBG, Ini Pilar Pembangunan Ekonomi!
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times /Triyan).
Intinya sih...
  • Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta publik tidak berlebihan memprotes program Makan Bergizi Gratis (MBG)
  • Menurut Purbaya, MBG merupakan bagian penting dari pilar pembangunan ekonomi Presiden Prabowo Subianto.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta publik tidak berlebihan dalam memprotes program Makan Bergizi Gratis (MBG) Itu karena program tersebut merupakan bagian penting dari pilar pembangunan ekonomi Presiden Prabowo Subianto.

"MBG dan program-program yang lain Itu salah satu pilar dari program pembangunan pak Presiden (Prabowo Subianto) yakni pemerantaan dan stabilitas sosial politik. Kalau itu nggak ada, yang high economic growth-nya nggak bisa tercipta Jadi jangan protes soal MBG Ini memang program yang diperlukan oleh masyarakat," tegas Purbaya dalam acara Economic Outlook di Jakarta Pusat, Kamis (12/2/2026).

1. Strategi pembangunan ekonomi bertumpu pada 3 pilar

Purbaya: Jangan Banyak Protes MBG, Ini Pilar Pembangunan Ekonomi!
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times /Triyan).

Purbaya menjelaskan, strategi pembangunan ekonomi Presiden Prabowo bertumpu pada tiga pilar utama yang ia sebut sebagai Sumitronomics. Ketiga pilar tersebut, meliputi pertumbuhan ekonomi tinggi (high economic growth), pemerataan (equitable distribution of development benefit), serta stabilitas sosial dan politik.

Menurutnya, program MBG bersama berbagai program sosial lainnya masuk dalam pilar pemerataan dan stabilitas sosial-politik. Tanpa pemerataan, pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak akan berkelanjutan.

"Jadi kita enggak main-main dalam memperbaiki fondasi perekonomian kita" ujarnya.

2. Situasi ekonomi Indonesia sempat memanas di Agustus 2026

Purbaya: Jangan Banyak Protes MBG, Ini Pilar Pembangunan Ekonomi!
ilustrasi pertumbuhan ekonomi (unsplash.com/Mathieu Stern)

Situasi ekonomi Indonesia sempat memanas pada Agustus tahun lalu, akibat gelombang aksi demonstrasi yang melanda berbagai daerah. Unjuk rasa ini muncul secara spontan tanpa komando yang jelas, mencerminkan keresahan masyarakat terhadap kondisi perekonomian yang mulai mengarah pada ketidakstabilan.

“Suasana agak menegangkan, banyak orang turun ke jalan tanpa ada komando,” tegasnya.

Menurutnya, aksi demonstrasi yang terjadi pada Agustus lalu memberikan sinyal yang kuat. Meskipun pemerintah memiliki program-program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan sejumlah kebijakan lainnya, gangguan terhadap pertumbuhan ekonomi yang lebih besar dan terkoordinasi dapat memicu instabilitas sosial yang cepat berujung pada kerusuhan politik.

3. Minta K/L percepat belanja

Purbaya: Jangan Banyak Protes MBG, Ini Pilar Pembangunan Ekonomi!
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (Dok. IDN Times)

Menurut Purbaya, pemerintah berupaya meredam potensi ketegangan tersebut sejak September tahun lalu, dengan mengaktifkan kembali berbagai strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil. Langkah pertama yang diambil adalah mendorong kementerian dan lembaga pemerintah agar mempercepat pengeluaran anggaran secara tepat.

"Saya gebrak-gebrak kementerian dan lembaga, meskipun sebagian dari mereka marah, namun akhirnya mereka menjalankan tugas mereka dengan baik," ujarnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

Laba Unilever Indonesia Naik 21,8 Persen Jadi Rp3,5 Triliun pada 2025

12 Feb 2026, 15:30 WIBBusiness