ilustrasi bendera Amerika Serikat dan Tiongkok (pexels.com/kaboompics)
Persaingan perdagangan antara China dan Amerika Serikat juga dapat menambah tekanan terhadap pasar keuangan pada November. Pada 16 Oktober 2026, Kementerian Perdagangan China mengumumkan rancangan revisi daftar teknologi yang dilarang atau dibatasi untuk ekspor. Rancangan tersebut mencakup 40 teknologi dari sektor kecerdasan buatan, biomedis, dan energi surya, termasuk sejumlah teknologi yang berkaitan dengan pengembangan AI.
Pembatasan teknologi dapat memengaruhi perusahaan yang bergantung pada kerja sama lintas negara untuk memperoleh komponen, perangkat lunak, dan teknologi produksi. Jika ketegangan perdagangan meningkat, perusahaan juga berpotensi menghadapi biaya produksi lebih tinggi dan keterlambatan rantai pasok. Investor perlu memperhatikan perkembangan kebijakan kedua negara karena perubahan aturan ekspor dapat memengaruhi saham semikonduktor, perusahaan teknologi, dan industri manufaktur global.
Terdapat sejumlah risiko pasar yang perlu diwaspadai investor pada November 2026. Hal ini berasal dari perkembangan geopolitik, kebijakan ekonomi, perdagangan internasional, dan kinerja perusahaan. Investor perlu memantau setiap perkembangan tersebut karena dampaknya dapat berbeda pada masing-masing instrumen investasi. Dengan memahami sumber risiko dan menyesuaikan strategi berdasarkan kondisi pasar, investor dapat mengambil keputusan secara lebih terukur.