Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rupiah Bangkit Pagi Ini, Akankah Bertahan?
Kurs rupiah terhadap dolar (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
  • Rupiah dibuka menguat 55 poin ke Rp16.894 per dolar AS pada Selasa pagi, setelah sebelumnya ditutup di level Rp16.949 per dolar AS.
  • Analis menilai penguatan rupiah didorong oleh koreksi dolar AS dan meredanya harga minyak dunia, meski situasi geopolitik masih berisiko.
  • Prediksi hari ini, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp16.800–Rp16.950 per dolar AS tanpa kembali menembus level Rp17 ribu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Selasa (10/3/2026).

Mengutip data Bloomberg, kurs rupiah dibuka menguat sebesar 55 poin ke Rp16.894 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin, Senin (9/3) yang berada di level Rp16.949 per dolar AS.

1. Pergerakan rupiah hari ini

Pada ke-15 menit perdagangan, kurs rupiah masih menguat hingga 62 poin atau 0,37 persen ke Rp16.887 per dolar AS.

Kurs rupiah bergerak di rentang Rp16.872-16.898 per dolar AS di awal perdagangan hari ini, dengan year to date (YTD) return sebesar 1,28 persen.

2. Dolar AS hadapi sentimen harga minyak yang terkerek

Menurut analis pasar keuangan, Lukman Leong, rupiah berpotensi bangkit setelah babak belur pada perdagangan kemarin. Apalagi, kemarin nilai tukar rupiah sempat menembus Rp17.015 per dolar AS.

“Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang terkoreksi di tengah membaiknya sentimen pasar seiring meredanya harga minyak dunia, dengan harapan perang dapat segera berakhir menyusul pernyataan Trump,” kata Lukman kepada IDN Times.

Meski begitu, menurut analis pasar keuangan, Ariston Tjendra, kurs rupiah masih berpeluang melemah hari ini, dengan situasi di Selat Hormuz yang belum membaik, dan masih menyebabkan kenaikan pada harga minyak dunia.

“Perang juga kini menyasar lokasi-lokasi minyak di Iran. Harga minyak bakal tetap bertahan tinggi sehingga ini akan menaikan kebutuhan dolar AS untuk impor minyak mentah dan juga membebani perekonomian Indonesia secara umum,” ujar Ariston.

3. Prediksi pergerakan rupiah hari ini

Atas faktor-faktor berikut, Lukman memprediksi rupiah tak akan kembali menyentuh Rp17 ribu seperti kemarin.

“Range Rp16.800-16.950,” tutur Lukman.

Editorial Team