Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Rupiah Berotot di Level Rp15.587,5 Per Dolar AS

Pixabay.com/geralt
Pixabay.com/geralt

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah dibuka menguat tipis pada pembukaan perdagangan akhir pekan, Jumat (23/2/2024). Mata uang Garuda mengawali perdagangan di level Rp15.587,5 per dolar AS

Dikutip dari Bloomberg, nilai mata uang rupiah menguat dua poin atau 0,01 persen dibandingkan saat penutupan, Kamis (22/2/2024) di level Rp15.590 per dolar AS. 

1. Ruang pemangkasan suku bunga The Fed kian nyata

Pengamat pasar uang, Ariston Tjendra, mengatakan laju rupiah masih berpeluang menguat hari ini terhadap dolar AS.

Pagi ini, petinggi The Fed, Gubernur Christopher Waller, mengatakan kemungkinan besar suku bunga acuan AS akan diturunkan pada 2024.

"Tapi, mengenai waktu dan besarannya masih belum bisa dipastikan. The Fed masih perlu mengevaluasi data-data ekonomi terbaru, paling tidak dua bulan ke depan," jelasnya.

2. Rupiah menguat berkat faktor eksternal dan domestik

Ariston menegaskan rupiah hari ini akan menguat terhadap dolar AS. Hal ini ditopang oleh berbagai faktor dan sentimen dari global dan domestik.

Potensi penguatan rupiah hari ini ke arah Rp15.550- Rp15.530 per dolar AS dengan potensi resisten di sekitar Rp15.520 per dolarAS," jelasnya. 

3. Langkah BI tahan suku bunga acuan disambut positif oleh pasar

Menurut Ariston, pernyataan petinggi The Fed baru-baru ini semakin  menegaskan peluang pemangkasan suku bunga acuan ini bisa mendorong pelemahan lebih lanjut dolar AS di sesi Asia.

Sementara, dari dalam negeri, optimisme BI terhadap perekonomian Indonesia seperti tertuang dalam pernyataan hasil rapat RDG BI, masih memberikan sentimen positif ke rupiah.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us