Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Rupiah Dinuka Menguat di Level Rp17.983 per Dolar AS

Rupiah Dinuka Menguat di Level Rp17.983 per Dolar AS
Ilustrasi dolar AS (freepik.com/jcomp)
Intinya Sih
  • Rupiah dibuka menguat 39 poin atau 0,22 persen ke level Rp17.983 per dolar AS pada perdagangan spot Senin pagi, berdasarkan data Bloomberg.
  • Pergerakan mata uang Asia bervariasi; baht Thailand, rupee India, peso Filipina, dan won Korea menguat, sementara dolar Taiwan melemah 0,05 persen.
  • Harapan perdamaian Timur Tengah menopang rupiah, tetapi penguatannya diperkirakan terbatas sambil menunggu data ekonomi domestik; rupiah diproyeksikan di kisaran Rp17.950-Rp18.100 per dolar AS.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pergerakan nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka menguat pada Senin (3/8/2026) pagi. Mata uang Garuda dibuka pada level Rp17.983 per dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat 39 poin atau 0,22 persen dibandingkan penutupan pekan lalu.

1. Mata uang di Asia bergerak variatif

Berdasarkan data Bloomberg, mata uang di Asia bergerak variatif, rinciannya:

  • Bath Thailand menguat 0,11 persen
  • Rupee India menguat 0,29 persen
  • Pesso Filipina menguat 0,23 persen
  • Won Korea menguat 11,07 persen
  • Dolar Taiwan melemah 0,05 persen

2. Faktor penopang penguatan rupiah

Pengamat pasar uang Lukman Leong mengatakan nilai tukar rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (3/8).

Sentimen positif datang dari meningkatnya harapan perdamaian di Timur Tengah setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan telah membatalkan rencana serangan terhadap Iran.

3. Rupiah masih menguat secara terbatas

Ia menilai meredanya ketegangan geopolitik tersebut dapat mendorong minat investor terhadap aset berisiko, termasuk mata uang negara berkembang seperti rupiah.

Meski begitu, penguatan rupiah diperkirakan akan terbatas. Pelaku pasar masih menunggu rilis sejumlah data ekonomi penting dari dalam negeri yang dijadwalkan diumumkan pada siang hari.

"Dengan mempertimbangkan sentimen global dan domestik tersebut, rupiah diproyeksikan bergerak di kisaran Rp17.950-Rp18.100 per dolar AS pada perdagangan hari ini," bebernya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More