- Bath Thailand melemah 0,15 persen
- Ringgit Malaysia melemah 0,03 persen
- Yuan China melemah 0,05 persen
- Rupee India melemah 0,08 persen
- Pesso Filipina melemah 0,02 persen
- Won Korea melemah 0,92 persen
- Dolar Taiwan melemah 0,33 persen
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.706 per Dolar AS

- Rupiah ditutup melemah ke Rp17.706 per dolar AS, turun 38 poin atau 0,22 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
- Mayoritas mata uang Asia juga melemah, termasuk baht Thailand, ringgit Malaysia, yuan China, dan won Korea yang turun paling dalam.
- Analis menilai ketidakpastian global dan sentimen domestik menekan rupiah, sementara BI diprediksi perlu menaikkan suku bunga acuan untuk menjaga stabilitas.
Jakarta, IDN Times - Mata uang Garuda kembali melemah pada penutupan perdagangan, Selasa (19/5/2026) pada level Rp17.706 per dolar AS.
Berdasarkan Bloomberg, rupiah melemah hingga 38 poin atau 0,22 persen dibandingkan penutupan kemarin.
1. Rincian mata uang di Asia
Mayoritas mata uang di Asia bergerak melemah, rinciannya:
2. Rupiah masih ada potensi menguat meski terbatas
Analis pasar keuangan, Lukman Leong, menyebut pergerakan rupiah masih dipengaruhi ketidakpastian di pasar keuangan global, termasuk gejolak geopolitik di Timur Tengah. Namun demikian, potensi penguatan masih ada tapi terbatas.
Sebab, sentimen domestik masih cenderung lemah di tengah meningkatnya ekspektasi pasar terhadap hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pekan ini.
"Investor diprediksi mulai mengantisipasi kemungkinan BI menaikkan suku bunga acuan guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah," ungkapnya.
3. BI harus menaikkan suku bunga acuan
Di sisi lain, dia menilai langkah kenaikan suku bunga oleh BI seharusnya dilakukan lebih awal untuk meredam tekanan terhadap rupiah. Adapun suku bunga acuan BI saat ini berada di level 4,75 persen
"Naikkan suku bunga menurut saya agak telat, karena pemerintah sebelumnya ngotot pada kebijakan ekspansif dan meminta BI untuk mendukungnya. Namun, lebih baik telat daripada tidak," kata Lukman.


















