Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rupiah Jelang Akhir Pekan Ditutup Lesu ke Rp17.963 per Dolar AS
ilustrasi rupiah (pexels.com/Robert Lens)

Jakarta, IDN Times - Mata uang rupiah hingga akhir perdagangan melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/7/2026) sore. Rupiah parkir di level Rp17.963 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup melemah 27 poin atau 0,15 persen dibandingkan posisi penutupan sebelumnya

1. Rincian pergerakan mata uang di kawasan Asia

Pada penutupan perdagangan, mayoritas mata uang di Asia menguatm yakni:

  • Rupee India menguat 0,08 persen

  • Bath Thailand menguat 0,12 persen

  • Pesso Filipina melemah 0,09 persen

  • Won Korea menguat 12,38 persen

  • Yen Jepang menguat 0,08 persen

2. Rupiah kembali tertekan karena meningkatnya sentimen risk off

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, pergerakan nilai tukar rupiah yang kembali tertekan terhadap dolar AS karena meningkatnya sentimen risk off di pasar keuangan global.

Hal itu menyusul eskalasi konflik geopolitik terbaru di Timur Tengah yang mendorong lonjakan harga minyak mentah dunia.

3. Kenaikan harga minyak dunia mempengaruhi prospek mata uang negara pengimpor minyak

Di sisi lain, kenaikan harga minyak memperburuk prospek mata uang negara-negara pengimpor minyak, termasuk Indonesia, sehingga memberi tekanan pada rupiah.

"Ada sentimen risk off akibat eskalasi geopolitik terbaru di Timur Tengah yang mendorong naiknya harga minyak," jelasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article